Bawaslu Kayong Utara Tolak Kuasa Hukum Pemohon

Kayong Utara

Editor Jindan Dibaca : 570

Bawaslu Kayong Utara Tolak Kuasa Hukum Pemohon
Ketua Bawaslu Kayong Utara, Khosen
SUKADANA, SP - Pada saat sidang Ajudikasi penyelesaian sengketa proses Pemilu di Bawaslu Kayong Utara, salah seorang pemohon untuk didampingi kuasa hukumnya ditolak oleh pimpinan sidang.

Menurut ketua sidang, yang merupakan Ketua Bawaslu Kabupaten Kayong Utara, Khosen,  idealnya jika ingin didampingi kuasa hukum, sebelumnya haruslah menyerahkan atau memberikan kuasa, pada saat sengketa diregister.

"Jadi, pada saat sengketa diregister, proses mediasi pertama dan kedua, hingga proses Ajudikasi, sudah dikuasakan kepada kuasa hukum," ucap Khosen di Sukadana, Jumat (14/9).

Tetapi kenyataannya, dilanjutkan Khosen, kuasa hukum menyampaikan  permohonannya untuk mendampingi kliennya dilakukan saat proses sidang Ajudikasi sudah berlangsung.

"Mereka bisa hadir dan bisa duduk di persidangan, tetapi kuasa hukum tersebut tidak memiliki hak berbicara. Hanya memiliki hal dengar dan pendampingan saja terhadap pemohon yang sedang mengajukan sengketa," sambungnya. 

Khosen berpendapat seharusnya dari awal, pemohon sudah melampirkan kuasanya terhadap kuasa hukum yang ditunjuk. Dari saat permohonan diregistrasi. (sya)