Kamis, 24 Oktober 2019


Teror Biker Misterius, Polisi Minta Bantuan Komunitas Motor

Editor:

Angga Haksoro

    |     Pembaca: 456
Teror Biker Misterius, Polisi Minta Bantuan Komunitas Motor

Sukada, SP – Satuan Lalu Lintas Polres Kayong Utara menghimbau orang tua dan keluarga mendampingi remaja putri yang pulang kerja malam.  

Himbauan tersebut terkait maraknya  penyerangan terhadap perempuan di jalanan. Tercatat sejak Agustus lalu 8 perempuan menjadi korban serangan pria tak dikenal di jalanan Sukadana.  

Menurut  Kasat Lantas Polres Kayong Utara, Iptu Sulardi  pengawalan orang tua dapat menghindarkan remaja dari kejahatan di jalanan. “Beberapa hari lalu, dua orang perempuan menjadi korban. Ditendang saat akan pulang ke rumah pada malam hari,” kata Iptu Sulardi, Kamis (18/10).   

Semua korban adalah peremppuan yang pulang kerja malam. “Mungkin pelaku tidak ada niat untuk melakukan. Namun terlihat olehnya ada pengendara motor yang sendirian dan juga jalanannya gelap, timbul niat negatif,” ujar Iptu Sulardi.  

Polres Kayong Utara masih mengejar pelaku penyerangan. Seluruh jajaran Polres dikerahkan dari Sabhara, Intel, Reskrim, dan Satlantas untuk mencari dan menggali informasi terkait kasus ini.   

“Kami juga perlu informasi dari masyarakat sekecil apapun. Termasuk dari rekan-rekan media. Kami juga minta komunitas-komunitas motor membantu. Misalnya dengan melakukan ronda untuk mempersempit ruang gerak pelaku,” ujar Kasat Lantas Polres Kayong Utara, Iptu Sulardi.  

Penyerangan terhadap perempuan di jalanan di Sukadana, terakhir menimpa Iis Dahlia dan Sumi. Pekerja rumah makan ini diserang lelaki tidak dikenal saat mengendarai motor melintasi Jalan Bayangkara, Senin (15/10) malam.  

Iis Dahlia menderita luka lecet di kaki. Sementara Sumi, selain luka di kaki juga menderita luka serius di wajah dan kepala.  

Saat kejadian, Iis Dahlia dan Sumi berboncengan menggunakan sepeda motor hendak pulang ke rumah di Desa Sedahan Jaya. Keduanya mengaku tidak mengenali pelaku karena peristiwa terjadi dengan cepat.