BMKG Minta Masyarakat Waspada Banjir Rob

Kayong Utara

Editor Admin Dibaca : 119

BMKG Minta Masyarakat Waspada Banjir Rob
Kepala BMKG Ketapang, Aqil Iqsan
KETAPANG, SP - Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Rahadi Oesman Ketapang mengimbau kepada masyarakat Ketapang dan Kayong Utara, untuk waspada terhadap potensi hujan lebat serta banjir rob yang berpotensi terjadi di dua wilayah tersebut dalam kurun waktu sepekan ke depan.

Imbauan ini disampaikan langsung Kepala BMKG Ketapang, Aqil Iqsan. Ia mengatakan sesuai prakiraan untuk wilayah Kalimantan Barat (Kalbar), khususnya Ketapang dan Kayong Utara diperkirakan dari tanggal 23 Desember hingga satu pekan ke depan berpotensi terjadi hujan lebat.

"Untuk kabupaten lain potensinya hujan ringan, sedangkan hujan lebat sangat berpotensi terjadi di Ketapang dan Kayong Utara," ungkapnya, Selasa (25/12).

Ia melanjutkan, konidisi ini bisa saja terjadi, karena disebabkan adanya aliran masa udara di Laut Jawa, sehingga wilayah Selatan Kalbar bisa terkena dampaknya.

"Selain potensi hujan lebat, masyarakat, khususnya yang berada di tepi pantai kita imbau untuk waspada terhadap potensi banjir rob yang mana puncak maksimum pasang kami perkiraan sekitar tanggal 24 sampai 27 Desember," imbaunya. 

Ia menambahkan, terkait imbauan yang beredar melalui broadcast yang beredar di media sosial, diakuinya untuk di pesisir Kalbar yang dimaksudkan imbauan untuk waspada terhadap gelombang dan pasang maksimum.

"Imbauan itu untuk pesisir Kalbar bukan terhadap tsunami," terangnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Wakil Ketua DPRD Ketapang, Jamhuri Amir berharap, apa yang disampaikan BMKG Ketapang dapat dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait, agar informasi tersebut dapat diteruskan melalui imbauan-imbauan.

"Sehingga informasinya bisa menyebar luas ke masyarakat," katanya.

Untuk itu, mengajak seluruh pihak termasuk masyarakat untuk saling menyampaikan informasi atau imbauan, agar dapat sama-sama waspada dan berhati-hati, sehingga dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. (teo/bob)