Diknas Diminta Tambah Tenaga Honor Guru

Kayong Utara

Editor Kiwi Dibaca : 694

Diknas Diminta Tambah Tenaga Honor Guru
kepala dinas pendidikan kayong utara
SUKADANA, SP – Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Kayong Utara, Romi Wijaya menyebutkan jumlah guru di Kayong Utara belum memenuhi kebutuhan yang diperlukan.

"Saat ini kita masih fokus memenuhi jumlah guru dulu. Kita masih dalam tahap itu," katanya.
Untuk memenuhi kebutuhan tenaga guru sepenuhnya merupakan tanggung jawab pemerintah pusat. Pihaknya, dikatakan Romi hanya bertugas mengumpulkan dan memverifikasi jumlah yang dibutuhkan oleh sekolah.

"Untuk kemudian kita input dan dikirim ke Pemerintah Pusat, supaya diketahui jumlah kebutuhan guru," ujar Romi. Kurangnya tenaga guru bukan berarti Diknas Kayong Utara mengesampingkan peningkatan kompetensi guru. Berbagai upaya dilakukan, seperti memberikan program pendidikan dan pelatihan dari pemerintah pusat. “Meski kegiatan tersebut tidak lagi digelar massal,” jelasnya.

Anggota DPRD Kayong Utara, Riduansah meminta  persoalan kurangnya tenaga guru bisa diatasi. Salah satu cara disarankan Riduansah mengangkat tenaga honorer atau kontrak.
Selain itu, ia juga meminta agar Diknas Kayong Utara membuka peluang untuk putra-putri daerah yang sudah menyelesaikan kuliah, tapi belum mendapat kerja.

"Saya rasa banyak yang kuliah jurusan pengajar yang baru selesai, kenapa dinas tidak memberdayakan saja mereka untuk mengatasi kekurangan guru," sarannya.

Apabila Pemkab Kayong Utara mengalami keterbatasan anggaran untuk menggaji guru honorer, solusinya menurut Riduansah dengan mengalihkan anggaran dari kegiatan yang bukan prioritas. Cara ini juga akan dikoordinasikan dengan dinas terkait. "Bisa saja nanti kita rapatkan, supaya ke depan anggaran bidang pendidikan untuk gaji guru ditambah," pungkasnya. (ble/jee)