Kayong Utara Undang Investor Asal China

Kayong Utara

Editor Kiwi Dibaca : 180

Kayong Utara Undang Investor Asal China
FOTO BERSAMA – Bupati Kayong Utara, Citra Duani foto bersama manajemen PT BSM New Material. Kedatangan perusahaan asal China tersebut membicarakan kerja sama perdagangan bidang pertanian.
 SUKADANA, SP - Pemkab Kayong Utara perusahaan asal China, PT. BSM New Material untuk membantu memasarkan hasil pertanian masyarakat di Ketapang. PT BSM New Material sebelumnya telah berinvestasi dengan membuka pabrik di Kabupaten Ketapang.

Pabrik tersebut menampung hasil pertanian, perkebunan maupun peternakan, terutama ubi kayu yang akan diolah menjadi Tapioka. Bupati Kayong Utara, Citra Duani mengatakan untuk syarat kerja sama nantinya mengikuti regulasi yang telah ditetapkan.

“Bentuknya MoU, komoditas yang diminta perusahaan, ubi kayu yang nantinya diproduksi jadi tapioka. Perusahaan tidak mendirikan pabrik di Kayong Utara, mereka hanya menawarkan, apabila ada masyarakat yang mau mensuplai ubi kayu jenis UB5," kata Citra.

Kayong Utara dinilai oleh PT BSM New Material memiliki potensi pengembangan pertanian yang lebih besar dibanding Ketapang. Peluang ini dapat dilihat dengan luasnya lahan yang masih tersedia.

“Pihak perusahaan siap menampung banyak ubi kayu. Mereka juga menawarkan kelapa, pohon jabon, sengon dan pariwisata," jelas Citra. Komisioner PT BSM New Material, Yu Xue Yuan melalui penerjemahnya menyampaikan, secara geografis, Kayong Utara sangat cocok untuk pengembangan pertanian dan peternakan.

"Kami sangat berharap bisa kerja sama bidang investasi. Di China masih banyak membutuhkan hasil pertanian dari negara tropis," katanya.

PT BSM New Material nantinya bekerja sama dengan masyarakat yang dihubungkan oleh Pemkab Kayong Utara. Selain itu, pemkab juga akan mengajak masyarakat menanam ubi kayu dan membantu perizinan serta sosialisasi.

"Pihak perusahaan hanya memanfaatkan lahan yang tidak difungsikan untuk ditanami ubi kayu," pungkasnya. (ble/jee)