Jumat, 13 Desember 2019


Seluruh Warga Kayong Utara Ditargetkan Masuk BPJS

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 124
Seluruh Warga Kayong Utara Ditargetkan Masuk BPJS

ilustrasi

SUKADANA, SP – Pemkab Kayong Utara masih punya pekerjaan rumah guna mengakomodir warga yang belum tercatat menajdi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Sekretaris Daerah Kayoang Utara, Hilaria Yusnani mengatakan, setidaknya masih ada 2.312 warga yang belum tercatat sebagai peserta BPJS Kesehatan.

"Memang cukup kecil, tapi ini kalau tidak kita niatkan dituntaskan, tentu ini tidak akan menjadi 100 persen," kata Hilaria, kemarin.
Menurut Hilaria, perlu ada kerja sama yang baik dari semua pemangku kebijakan dan masyarakat, agar semua masyarakat dapat terakomodir BPJS Kesehatan.

"Perlu kerja sama yang solid baik dalam hal pelaporan dan pendataan. Kemudian juga dalam informasi ke penduduk," ujarnya.

Anggota DPRD Kayong Utara, Amru Chanwari mengemukakan, sistem yang diterapkan BPJS Kesehatan selama ini ada yang salah.
Sistem tersebut, menurutnya harus segera dikoreksi dan diperbaiki agar tidak mempersulit masyarakat.

Menurur Amru, perbaikan sistem tersebut juga perlu dilakukan menyeluruh, bukan hanya di Kayong Utara.

"Seperti sekarang dengan aktif 14 hari, ini juga yang menjadi masalah. Kemudian yang mandiri harus ada rekeningnya," kata Amru.

Perbaikan sistem tersebut pun perlu dilaksanakan supaya ke depan BPJS Kesehatan dapat maksimal melayani masyarakat. Amru berharap tidak ada lagi tindakan-tindakan medis yang dibatasi untuk masyarakat.

"Ini kan semacam dibatasi, yang boleh terakomodir dengan BPJS  hanya obat generik," pungkas Amru. (ble/jee)