Penyaluran BBM di Pulau Maya Harus Sesuai Regulasi

Kayong Utara

Editor elgiants Dibaca : 60

Penyaluran BBM di Pulau Maya Harus Sesuai Regulasi
Peresmian – Bupati Kayong Utara, Citra Duani meresmikan Sub Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di Desa Tanjung Satai, Kecamatan Pulau Maya, baru-baru ini. Citra berharap hadirnya penyaluran BBM membantu masyarakat.
SUKADANA, SP - Bupati Kayong Utara, Citra Duani meresmikan Sub Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di Desa Tanjung Satai, Kecamatan Pulau Maya, kemarin. Hadirnya Sub Penyalur BBM nantinya akan memudahkan masyarakat, khususnya nelayan memenuhi kebutuhan bahan bakar untuk melaut.

"Ini adalah bagian dari program pemerintah dalam upaya pengembangan daerah-daerah pesisir dan kepulauan," kata Citra.

Citra mengingatkan kepada pengelola agar menyalurkan BBM dilakukan dengan benar dan diberikan kepada masyarakat yang berhak. Mengenai harga jual harus sesuai dengan aturan regulasi.

"Jangan hanya ingin mendapatkan untung besar, lalu menaikan harga. Saya akan pantau penyaluran BBM ini. Masyarakat harus dapat merasakan dampaknya,," tegas Citra.


Sesuai dengan regulasi harga BBM jenis solar yang dijual Sub Penyalur BBM seharga Rp6.150 dengan rincian solar satu liter Rp5.150 ditambah ongkos angkut sebesar Rp1.000.


Sekretaris Daerah Kayong Utara, Hilaria Yusnani mengatakan, pendirian Sub Penyalur BBM di Kecamatan Pulau Maya merupakan salah satu langkah pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan BBM di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan.

"Sub Penyalur BBM di Desa Tanjung Satai untuk memudahkan akses masyarakat yang saat ini sangat terbatas menjangkau BBM di tingkat penyalur," pungkasnya. (ble/jee)