Dua Destinasi Masuk Nominasi Anugerah Pesona Indonesia

Kayong Utara

Editor elgiants Dibaca : 86

Dua Destinasi Masuk Nominasi Anugerah Pesona Indonesia
BERSAMPAN – Siswa di pulau Pelapis, Kayong Utara tengah menuju kampung di pulau tersebut. Pulau ini masuk dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia 2019.
SUKADANA, SP - Masjid Agung Oesman Al-Khair dan Pulau Pelapis Kabupaten Kayong Utara masuk Nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019. 

Masjid Agung Oesman Al-Khair  yang dijuluki masjid terapung ini masuk dalam nominasi kategori wisata halal dari 10 kategori wisata halal lainnya yang ada di Indonesia. Sedangkan Pulau Pelapis yang terletak di Kecamatan Pulau Karimata, masuk dalam kategori wisata air bottom fishing  bersama  sembilan wisata air lainnya. 

Dalam penganugerahan API 2019 tersebut, setidaknya ada 18 kategori nominasi hasil kerja sama antara Kementerian Pariwisata RI dengan laman ayojalanjalan.com. Penentuan pemenang nominasi dilakukan dengan pemungutan suara (voting) yang dapat dilakukan dua cara. 

Pertama, dengan mengirim pesan singkat, ketik API (spasi) nomor nominasi kirim ke 99386. Kedua,  pemungutan suara melalui video pariwisata dengan cara mengunjungi laman Youtube dengan membuka channel  APIaward  dan klik tombol ikuti channel tersebut. Selanjutnya buka playlist, dan pilih kategori sesuai nominasi yang akan dipilih dengan menekan simbol like.

Pemungutan suara atau voting dilakukan mulai dari tanggal 1 Juni sampai dengan 31 Oktober 2019.

Kepala Bagian Humas Kabupaten Kayong Utara, Jumadi Gading berharap agar awak media dan masyarakat bisa mendukung dengan menyebarluaskan informasi tersebut. Tentu juga mengirim pesan singkat atau, subscribe dan like di channel  kategori  Masjid Oesman Al-Khair dan Pulau Pelapis Kayong Utara. Serta bisa mengirim video ke channel Youtube masing-masing.

"Kami mengajak masyarakat Kayong Utara dan Kalimantan Barat, untuk mendukung dua nominasi dengan kategori tersebut dengan vote melalui SMS atau mengirimkan video," jelas Jumadi kemarin.

Salah satu Youtuber Kayong Utara, Rudi sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh daerahnya tersebut. Walaupun pengikut di akunnya belum banyak, dia berharap bisa menjadi bagian dari promotor ajang bergengsi di Indonesia ini.

"Tentunya, saya sangat bahagia mendengar kabar ini, sudah menjadi tanggung jawab saya juga sebagai warga Kayong Utara untuk mempromosikan, mengajak masyarakat untuk mendukung Kayong Utara agar mendapatkan hasil yang terbaik nantinya," katanya.

Dia pun berharap Pemda Kayong Utara mengambil langkah konkret agar informasi tersebut bisa cepat tersebar ke masyarakat dan mendapatkan dukungan.

"Harus ada gerakan cepat dan inovasi tertentu untuk mengajak masyarakat terutama pegiat media sosial harus dijadikan promotor kegiatan ini," jelasnya. (ble/bls)

Dominasi Sumatera

PEMENANG Anugerah Pesona Indonesia tahun sebelumnya, didominasi pariwisata sekitar pulau Sumatera. Dari 18 kategori, tujuh di antaranya malah diraih provinsi Sumatera Selatan. Dalam gelaran ke empat tahun ini, Kayong Utara memiliki kesempatan juara.

Sebagaimana tahun 2018 lalu, walaupun Pulau Sumatera dibilang mendominasi perolehan juara, turut bermunculan juara-juara pariwisata baru dari wilayah-wilayah yang sebelumnya tidak pernah muncul sebagai juara. Sebut saja seperti Bengkulu, Lampung, Sulawesi Tengah, bahkan dari Tanah Papua.

Berhasil menjadi juara dari begitu banyak destinasi wisata yang ada di Nusantara, tentunya merupakan prestasi dan pencapaian tersendiri bagi masing-masing kota dan daerah Provinsi. 

Asisten Deputi Pemasaran 1 Regional 1 Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Masruroh mengatakan pemerintah pusat sendiri, dalam hal ini Kemenpar menilai acara ini bisa jadi jembatan untuk masyarakat bisa lebih mengeksplor lebih luas lagi potensi wisata Nusantara.

“Misalnya Provinsi Sumatera Selatan, yang memang sudah dikenal sebagai salah satu spot tourism. Akan tetapi ternyata ada sisi lain, kayak di sektor budayanya itu ternyata populer,” tandas Masruroh. (oke/bls)