Badan Restorasi Gambut Ajak Pemkab Bersinergi

Kayong Utara

Editor elgiants Dibaca : 60

Badan Restorasi Gambut Ajak Pemkab Bersinergi
Sosialisasi – Bupati Kayong Utara, Citra Duani memberikan sambutan saat Sosialisasi Pengelolaan Gambut dan Forum Desa Peduli Gambut di Hotel Mahkota Kayong, Selasa (21/5).
Bupati Kayong Utara, Citra Duani membuka Sosialisasi Pengelolaan Gambut dan Forum Desa Peduli Gambut di Hotel Mahkota Kayong, Selasa (21/5).

Kegiatan ini diprakarsasi Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Provinsi Kalbar.

Deputi Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan, Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia, Myrna Asmawati Safitri pada acara tersebut mengatakan, pelaksanaan program dilatarbelakangi kebakaran hutan dan lahan di lahan gambut pada 2015.

“Ada kurang lebih 15 juta hingga 20 juta hektare lahan gambut seluruh Indonesia yang terbakar saat itu,” katanya.

Menurut Myrna, dari sisi Aspek Lingkungan, sangat penting untuk menjaga lahan gambut, termasuk kepentingan untuk internasional. Tidak banyak negara di dunia yang memiliki gambut tropis seperti di Indonesia.

“Gambut tropis punya kemampuan mengikat karbon lebih besar dari gambut di negara sub tropis," ungkap Myrna.

Menurutnya, gambut memiliki manfaat yang bagus bagi kelangsungan ekonomi masyarakat sekitar. Badan Restorasi Gambut memiliki tugas melakukan  koordinasi dan fasilitasi pada 2,5 juta hektare dan Kalbar salah satunya. Sampai akhir 2018 diluar areal Konsesi sudah hampir 70 persen dikerjakan.

"Dari 70 persen tersebut, penurunan angka kebakaran dan hot spot sangat signifikan,  antara 80 hingga 90 persen," ungkapnya.

Kayong Utara saat ini ada 23 ribu hektare target lahan gambut yang tersebar di beberapa wilayah yang akan dilakukan restorasi. 

"Kami harap pemkab bersinergi. Ketika kami sedang melakukan rintisan, bisa bersinergi dengan program pemkab di tahun-tahun berikutnya," harap Myrna.

Bupati Kayong Utara, Citra Duani mengatakan, pihaknya juga memiliki program pelestarian lingkungan dan pertanian yang selaras dengan yang diharapkan Badan Restorasi Gambut.

"Karena hanya potensi lingkunganlah yang bisa dijual di Kayong Utara. Dengan terbakarnya lahan gambut, otomatis akan mengganggu sektor pertanian," kata Citra.

Adanya sinergitas antara Badan Restorasi Gambut dan dinas terkait di tingkat Pemprov kalbar, disebutkan Citra akan memberikan manfaat yang besar  bagi kelestarian lingkungan khususnya lahan gambut di Kayong Utara. (ble/jee)