Selasa, 19 November 2019


Disperkimlh Harap Adanya Program Berkesinambungan

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 115
Disperkimlh Harap Adanya Program Berkesinambungan

Pembukaan Lahan – Pembukaan lahan perkebunan di lahan gambut dengan menggunakan alat berat. Di Kayong Utara, optimalisasi lahan gambut diharapkan dilakukan maksimal dengan sinegisitas antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Potensi lahan gambut di Kayong Utara mendapat perhatian dari Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia. Pengolahan yang baik dengan sinergisitas antara pemerintah daerah dan diharapkan mendatangkan hasil maksimal dari keberadaan lahan gambut di Kayong Utara.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkimlh) Kalbar, Adi Yani mengatakan pihaknya merupakan penyambung, antara pemerintah pusat dengan pemerintah kabupaten/kota yang sudah diamanahkan dalam Perpres Nomor 1 Tahun 2016 dengan terbentuknya BRG. 

"Kami menyambungkan program dari pemerintah pusat ke kabupaten, hingga tingkat desa. Di Kayong Utara ada tiga desa yang mendapatkan program BRG. Diharapkan dapat meningkatkan ekonomi dan pendapatan," ungkap Adi Yani. 

Banyak sektor yang bisa dikembangkan di lahan gambut, di antaranya pertanian, perkebunan dan peternakan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. BRG akan menyalurkan program bantuan hingga 2020.

“Harus ada komunikasi lintas sektoral di Pemkab Kayaong Utara, untuk pengembangan sektor gambut,” katanya.

Pihaknya, kata Adi Yani membantu anggaran sebesar Rp200 juta untuk satu desa mengembangkan sektor pertanian. Diharapakan, program ini nantinya dapat ditularkan ke kelompok-kelompok petani lainnya. 

“Kami berharap ke depannya bupati bisa menganggarkan juga. Dan ini juga termasuk visi misi dari gubernur Kalbar menciptakan 63 desa mandiri dari total 425 desa yang ditargetkan," pungkasnya. (ble/jee)