Delapan Pejabat Eselon II Dirotasi

Kayong Utara

Editor elgiants Dibaca : 1034

Delapan Pejabat Eselon II Dirotasi
SUMPAH JABATAN – Pejabat Eselon II diambil sumpah saat acara pelantikan jabatan yang dilakukan Bupati Kayong Utara, Citra Duani, Rabu (17/7). Pejabat yang dilantik diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan di Kayong Utara.
SUKADANA, SP - Bupati Kayong Utara, Citra Duani merotasi dan mutasi delapan pejabat eselon II dengan jabatan kepala OPD dan staf ahli di lingkungan Pemkab Ketapang. Pelantikan dilakukan di Rumah Dinas Bupati, Rabu (17/7).

Pejabat yang dilantik yakni, Romi Wijaya sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Kemudian Ismail yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan. 

Pejabat lainnya yakni Rusli yang sebelumnya sebagai Kepala Dinas Perhubungan dilantik menjadi Kepala DPMPTSP menggantikan Supardi yang kini menjabat Sekretaris DPRD Kayong Utara.

Sementara itu, Jabatan Kepala Dinas Perhubungan diduduki oleh Gunawan yang sebelumnya memegang jabatan Kepala Dinas Kominfo.

Pejabat lainnya, yakni Mas Yuliandi menduduki jabatan Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, yang sebelumnya memegang tampuk pimpinan di Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata.

Bupati Citra juga merotasi jabatan Kepala Dinas Perdagangan yang sebelumnya dijabat Azahari. Jabatan tersebut kini diduduki Erwin Sudrajat yang sebelumnya menjabat Kepala Bappeda. Sedangkan Azahari dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM.

Sebelum melakukan rotasi dan mutasi, Citra mengatakan terlebih dahulu berkonsultasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mengenai aturan dan regulasi. Syarat untuk mutasi atau rotasi mesti melalui panitia seleksi yang terdiri dari tiga unsur independen dan dua ASN. 

"Beberapa waktu lalu telah kita lakukan. Hasilnya open bidding, penilaian, kajian akademis, pengalaman dan lain sebagainya, kemudian diusulkan dan disetujui BKN. Setelah itu KASN mengeluarkan surat keputusan dan kemudian dilantik," terang Citra.

Khusus Jabatan Sekretaris DPRD menurut Citra, ada sedikit mekanisme yang berbeda. Pejabat yang terpilih harus mendapatkan rekomendasi dari pimpinan DPRD.

"Pemerintah mengajukan tiga nama ke legislatif yang kemudian dipilih DPRD satu orang. Hasil dari kesepakatan antara legislatif dan eksekutif itulah yang menjabat sebagai Sekretaris DPRD," sebut Citra.

Anggota DPRD Kayong Utara, Riduansyah berharap pejabat yang dilantik dapat lebih baik membangun Kayong Utara.

"Semoga mereka yang dilantik bisa berbicara dan berbuat yang lebih baik lagi dalam mengelola dan membangun Kayong Utara ke depannya," ungkap Riduansyah.

Terkait posisi Sekertaris DPRD Kayaong Utara yang dijabat Supardi, ia menilai sangat tepat karena sewaktu menjadi pelaksana tugas Sekretaris DPRD, bisa menjalin komunikasi yang baik dengan anggota DPRD.

Riduansyah berharap Supardi nantinya bisa menjadi jembatan antara legislatif dan eksekutif.

"Dengan dilantiknya Supardi sebagai Sekretaris DPRD secara definitif bisa lebih maksimal dan lebih baik dalam menjalankan tugasnya," pungkasnya. (ble/jee)