Kamis, 19 September 2019


Bupati Minta Korporasi Bantu Air Bersih

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 98
Bupati Minta Korporasi Bantu Air Bersih

Bantuan air – Warga Dusun Suka Damai Desa Sungai Mata-Mata saat menerima bantuan air bersih yang disalurkan Dinas PUPR Kayong Utara, belum lama ini. Saat ini, warga Kayong Utara mengalami krisis air bersih yang berkepenjangan. Ist

SUKADANA, SP – Musim kemarau saat ini membuat masyarakat Kayong Utara kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. Kondisi ini ditambah belum tersedianya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kayong Utara.

Sebagai upaya untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih, Bupati Kayong Utara, Citra Duani menginstruksikan jajarannya untuk menyalurkan bantuan air bersih ke masyarakat.

"Ada tujuh unit armada yang disiapkan untuk mengangkut air untuk masyarakat. Nanti dibagi pembagiannya di Sukadana, Melano, Teluk Batang. Satu hari bisa lima rit untuk suplai air," kata Citra, Senin (12/8).

Sementara untuk penyuplaian air bersih di Pulau Maya, kata Citra akan menggunakan kapal motor. Air bersih akan diambil di Sukadana untuk kemudian diangkut dan disuplai ke beberapa titik penampungan.

Citra menerangkan, pembagian bantuan air bersih akan disesuaikan dengan keluhan masyarakat.

"Yang penting di titik-titik yang benar-benar rawan air, krisis air, itu dulu kita prioritaskan. Jadi termasuk rumah ibadah dan sekolahan," terang Citra.

Citra Duani juga meminta sejumlah korporasi perkebunan dan pertambangan, maupun pihak swasta yang bergerak di bidang produksi air mineral kemasan, ikut membantu menyalurkan bantuan air bersih untuk masyarakat
"Di wilayah sana pastinya juga ada  karyawan perusahaan, di situ mungkin ada sumber-sumber air, jangan sampai mereka mandi pakai air asin," kata Citra.

Sebelumnya, Citra Duani mengunjungi PDAM Pontianak untuk menjajaki  kerja sama pembentukan PDAM di Kayong Utara.

Langkah tersebut dilakukan sebagai wujud keseriusan membentuk PDAM untuk mengatasi masalah air bersih di kayong utara. 

“Kami sudah punya Perda PDAM, sekarang kami meminta bantuan PDAM Pontianak, bagaimana teknis pembentukannya,”jelas Bupati.

Selain proses pembentukan, Citra juga meminta bantuan PDAM terkait mekanisme pengaliran air bersih hingga sampai kemasyarakat. 

“Saya sudah jaminkan jabatan saya untuk mengalirkan air bersih ke masyarakat, ini wujud keseriusan saya membangun Kayong Utara,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati secara detail menjelaskan rencana pembentukan PDAM Kayong Utara, hingga masalah yang dihadapi dan solusi yang direncanakan untuk membentuk PDAM.  (ble/jee)