Bupati Gelar Rapat Atasi Kelangkaan Air Bersih

Kayong Utara

Editor elgiants Dibaca : 100

Bupati Gelar Rapat Atasi Kelangkaan Air Bersih
Rapat koordinasi – Bupati Kayong Utara, Citra Duani memimpin rapat koordinasi mengatasi kebutuhan air bersih di masyarakat. Citra juga meminta kalangan pengusaha membantu menyalurkan air bersih ke masyarakat.
SUKADANA, SP – Bupati Kayong Utara, Citra Duani menggelar rapat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kalangan pengusaha di Kayong Utara, kemarin.

Rapat digelar membahas upaya mengatasi pasokan air bersih untuk masyarakat pada musim kemarau, sekarang ini.
Hadir dalam rapat, Sekda Ketapang, Farhan, Kepala BPBD Kayong Utara, Agus Rudi Suandy, pelaksana tugas Kepala Dinas PU Kayong Utara, Tomy Junaidi, pemilik usaha air mineral HS 68 dan perusahan Tirkana, serta Camat se-Kayong Utara.

Dalam rapat tersebut, Camat Simpang Hilir, Teluk Batang dan Pulau Maya menyampaikan, pasokan air bersih di wilayah mereka saat ini sangat dibutuhkan.

Sedangkan di Kecamatan Sukadana, Seponti dan Kepulauan Karimata melaporkan persedian air bersih di daerahnya masih cukup untuk kebutuhan warga.

Bupati Kayong Utara, Citra Duani dalam rapat mengintruksikan OPD terkait dan perusahan air mineral agar membantu menyalurkan air bersih di kecamatan yang sangat memerlukan.

“Saya instruksikan OPD terkait dan minta perusahaan HS 68 dan Tirkana agar mau mengerahkan beberapa armadanya menyalurkan air ke kecamatan yang memerlukan,” katanya.

Citra juga telah menerima laporan dari desa dan kecamatan yang sangat membutuhkan air bersih, saat musim kemarau ini.

“Dengan bantuan pihak swasta diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat Kayong Utara," ucap Citra.

Bupati Citra juga mengintruksikan pihak kecamatan agar dapat menentukan titik untuk menempatkan air di masing-masing wilayah mereka, agar suplai air mudah didistribusikan ke masyarakat.

Sedangkan untuk desa di Kecamatan Pulau Maya, distribusi air bersih, kata Citra akan disuplai menggunakan kapal nelayan.

"Suplai air bersih untuk desa di Pulau Maya saya perintahkan menggunakan motor air atau kapal nelayan, sehingga masyarakat di sana juga dapat menerima bantuan," tuturnya. (ble/hms/jee)