Minggu, 20 Oktober 2019


Mahasiswa Untan Tanam Bibit Salak di Seponti Jaya

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 113
Mahasiswa Untan Tanam Bibit Salak di Seponti Jaya

foto bersama – Mahasiswa Universitas Tanjungpura bersama dosen pembimbing dan beberapa kalangan di Desa Seponti Jaya foto bersama di salah kebun salak yang menjadi lokasi penanaman bibit salak. Ist

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Revitalisasi Kawasan Perkotaan Baru (RKPB) Universitas Tanjungpura melakukan penanaman bibit salak secara simbolis, di Dusun Sidareja TR 2A, Desa Seponti Jaya, Kabupaten Kayong Utara.

Penanaman bibit salak yan dilakukan merupakan bagian upaya untuk mendukung pengembangan potensi wisata di Kayong Utara. Desa Seponti Jaya merupakan daerah yang memiliki lahan perkebunan salak dengan luas 57,25 hektare. Jenis pohon salak yang ada di desa tersebut seperti Salak Pondoh, Salak Gading, dan salak lokal. 

Sejak dulu banyak pengunjung datang untuk membeli buah salak langsung dari kebunnya, namun pada saat ini, jumlah pengunjung semakin berkurang. Penyebabnya pengalihan fungsi kebun salak menjadi kebun kelapa sawit.


Camat Seponti, Sapwan Noor berharap penanaman bibit salak akan mengembalikan kejayaan kebun salak di Desa Seponti Jaya, khususnya di Dusun Sidareja TR 2A. 

"Adanya wisata salak diharapkan dapat memberikan banyak manfaat karena bisa membantu upaya peningkatan perekonomian masyarakat lokal," ungkap Sapwan.

Pihaknya juga telah membuat strategi untuk mengembangkan wisata di daerahnya dengan memberikan motivasi kepada masyarakat agar mau kembali menanam pohon salak.

Ketua Penggerak PKK Kecamatan Seponti, Dian Ekowati mendukung wisata salak dikarenakan buah saak menurutnya merupakan salah satu produk unggulan di desanya. 


"Produk salak Seponti Jaya sudah dipamerkan ke seluruh Kalbar. Produk yang sering dipamerkan adalah dodol salak, kurma salak dan salak gading,” jelasnya.

Dia berharap ke depannya seluruh masyarakat, terutama kalangan wanita di desanya dapat membuat karya dari limbah salak.

“Selain untuk meningkatkan produktivitas juga dapat mengurangi pengangguran," jelasnya. (syarif muhammad/jee)