Rabu, 20 November 2019


Bupati Sesalkan Warga Terjerat Hukum Karena Membakar Lahan

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 98
Bupati Sesalkan Warga Terjerat Hukum Karena Membakar Lahan

Rakor Linsek – Sejumlah pihak terkait dari Pemkab Kayong Utara, kepolisian dan TNI saat mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Mapolres Kayong Utara, Senin (9/9).

Rakor Lintas Sektoral Karhutla dihadiri, Bupati Kayong Utara, Citra Duani, Kapolres Kayong Utara, AKBP Asep I. Rosadi, Perwira Penghubung Dandim 1203 Ketapang, Mayor (Inf) Budi Sumarjono, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan pihak perusahaan perkebunan sawit.

Bupati Kayong Utara, Citra Duani dalam pertemuan meminta pihak perusahaan untuk berpartisipasi dalam pencegahan dan penanganan Karhutla. Menurut Citra, hingga saat ini  belum ada perusahaan sawit yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan di lahan konsesinya.

"Namun justru ada dua warga Kayong Utara yang diketahui melakukan pembakaran hutan dan lahan," ungkap Bupati.

Citra mengaku prihatin dengan kejadian itu, namun menurutnya, tindakan tegas mensti dilakukan untuk memberikan efek jera, agar dikemudian hari tidak ada lagi warga yang dengan sengaja melakukan pembakaran lahan untuk membuka lahan perkebunan atau pertanian.
 
Sementara Kapolres Kayong Utara, AKBP Asep I. Rosadi membenarkan adanya dua warga Kayong Utara yang terjerat kasus hukum terkait pembakaran lahan.

"Ada dua warga Kayong Utara yang harus berurusan dengan hukum. Saat ini sudah masuk tahap satu di Kejaksaan Ketapang," terang Kapolres. (syarif muhammad/jee)