Rabu, 11 Desember 2019


Sekda Minta Pengelolaan Aset Dilakukan dengan Baik

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 59
Sekda Minta Pengelolaan Aset Dilakukan dengan Baik

Sambutan – Sekda Kayong Utara, Hilaria Yusnani memberikan sambutan saat sosialisasi Barang Milik Daerah di Mahkota Kayong, Rabu (13/11). Aparatur di Kayong Utara diminta untuk mengelola aset milik daerah dengan baik.

SUKADANA, SP - Aparatur Pemkab Kayong Utara didorong untuk terus meningkatkan kinerja. Termasuk penatausahaan aset daerah yang berpedoman dengaan aturan yang berlaku.

Hal ini penting sebagai bagian upaya untuk mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

“Pengelolaan dan manajemen aset merupakan hal mutlak harus dilaksanakan oleh setiap OPD. Bagi aparatur yang membidangi aset daerah, saya harap pengelolaan barang milik daerah dapat dijalankan dengan baik,” kata Sekda Ketapang, Hilaria Yusnani saat membuka Sosialisasi Barang Milik Daerah di Mahkota Kayong, Rabu (13/11).

Berdasarkan peraturan pemerintah tentang pengelolaan barang milik daerah dan Permendagri tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milk Daerah, Hilaria menyebutkan, barang daerah memiliki aturan dan siklus pengelolaan yang bersifat nasional, mulai dari perencanaan, perolehan, pengelolaan, sampai penghapusan dan ganti ruginya.  

"Aset atau barang daerah merupakan sumber daya ekonomi milik daerah, memiliki peran dan fungsi strategis bagi pemerintah daerah meningkatkan pelayanan publik ke masyarakat. Aset yang ditata dan dikelola dengan baik dapat menjadi potensi sebagai sumber pembiayaan pelaksananan fungsi-fungsi pemerintah daerah, serta meningkatkan PAD,” terangnya.

Pentingnya pengelolahan aset yang menjadi landasan penyusunan laporan keuangan daerah, Hilaria berharap pengelolaannya dilakukan secara baik, tertib dan sistematis.

Mencapai tujuan tersebut perlu dilakukan sosialisasi untuk membekali aparatur menghadapi perubahan, mendorong pelaksanaan tata kelola aset daerah sesuai peraturan, efektif, efisien, transparan dan akuntabel agar laporan keuangan menuju good goverment. 

“Kami minta seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan seksama agar dapat mencermati dan melaksanakan aturan pengelolaan barang daerah, sehingga pelaksanaanya benar. Pengurus barang merupakan ujung tombak pengelolaan aset daerah,” pesannya. (ble/jee)