Minggu, 19 Januari 2020


Bersinergi dengan Pemerintah dan Lestarikan Nilai Budaya

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 65
Bersinergi dengan Pemerintah dan Lestarikan Nilai Budaya

Sambutan – Bupati Kayong Utara, Citra Duani berpakaian adat Bugis saat memberikan sambutan dalam pengukuhan Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kabupaten Kayong Utara di Pendopo Bupati, beberapa waktu lalu.

Bupati Kayong Utara, Citra Duani menghadiri pengukuhan dan pelantikan Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kabupaten Kayong Utara di Pendopo Bupati, beberapa waktu lalu.

Pengukuhan dan pelantikan BPD KKSS Kayong Utara dilaksanakan oleh Kepala Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Provinsi Kalimantan Barat, Burhan dan dihadiri keluarga besar suku Bugis di Kayong Utara.

Pada acara tersebut, Citra berharap BPD KKSS Kayong Utara yang baru dilantik dapat segera menyusun program yang inovatif yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Misalnya ikut serta bersama masyarakat desa menghidupkan gotong-royong dan bekerja sama dengan TNI/Polri mencegah peredaran narkoba, baik di desa maupun di Kayong Utara ini," harap Citra.

Selain itu, Citra juga ingin kepengurusan KKSS Kayong Utara ikut serta melestarikan nilai-nilai budaya yang ada di Kayong Utara.

"Termasuk juga bidang olahraga dan agama, sehingga daerah kita mampu melahirkan bibit-bibit atlet yang unggul, serta memiliki anak-anak generasi penerus yang memiliki moral dan akhlak mulia," ujarnya.

Terkait bidang pemberdayaan ekonomi, Citra mengharapkan KKSS dapat menghidupkan UMKM di tingkat desa, sehingga menjadi ikon dan mendukung pariwisata Kayong Utara. KKSS juga diharapkan membangun sinergitas dengan semua pihak, termasuk etnis dan suku lain di Kayong Utara.

Sementara Kepala BPW KKSS Kalbar, Burhan mengingatkan beberapa poin penting wajib diingat orang Bugis di tanah perantauan yang tergabung dalam KKSS, yaitu sebagai manusia harus saling menghormati, santun dan tidak membeda-bedakan dalam kondisi apapun, tanpa memandang SARA, kemudian selalu berperilaku baik, saling mengingatkan satu sama lain serta saling membantu.

Kemudian, Burhan berpesan agar orang Bugis di Kayong Utara dapat membantu pemerintah daerah untuk memajukan pembangunan Kayong Utara.

"Saya juga berharap apabila KKSS ini menjadi pejabat, tetaplah menjaga yang namanya taro ade taro gau yang artinya satu kata satu perbuatan, sehingga kita tetap memegang prinsip yang merupakan simbol loyalitas dari Bugis Makassar dalam bertindak," tuturnya. (humas/jee)