Diduga Cemburu, Wendi Warga Desa Riam Dadap Bunuh Diri

Ketapang

Editor sutan Dibaca : 1051

Diduga Cemburu, Wendi Warga Desa Riam Dadap Bunuh Diri
ILUSTRASI (anneahira.com)
KETAPANG, SP - Diduga terbakar api cemburu, Wendi (20) warga Desa Riam Dadap, Kecamatan Hulu Sungai, nekat mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri menggunakan seutas tali yang terikat di kasau dapur ruko,  tempatnya bekerja di Jalan Indralaya, Desa Sandai, Kecamatan Sandai, Selasa (24/5).

Kapolres Ketapang, AKBP Hady Poerwanto melalui Kapolsek Sandai, AKP Didi Sutriadi mengaku pihaknya baru mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 05.00 pagi, usai mendapakan informasi dari Shinku (32) yang merupakan atasan korban.

"Waktu pasti kapan korban gantung diri belum kita ketahui, hanya saja kita tahu kejadiannya sekitar pukul 05.00 pagi tadi, setelah atasan korban menelepon Kanit Reskrim Polsek untuk memberitahukan kejadian tersebut," ungkapnya, Selasa (24/5).

Usai mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk menyelidiki dan menggelar olah TKP. Dari hasil olah TKP, diketahui korban meninggal dunia usai nekat menggantungkan dirinya, menggunakan tali tambang yang diikat di kasau dapur.

"Korban ini bekerja sebagai buruh di ruko milik Shinku, tapi kejadian terjadi di dapur rumah Pak Laden yang merupakan orangtua dari Shinku. Ruko milik Shinku bergandengan dengan ruko Pak Laden," jelasnya.

Usai dilakukan olah TKP, jenazah korban kemudian langsung dibawa ke rumah sakit, untuk dilakukan visum. Ketika hendak ditawarkan autopsi, keluarga korban menolak dan membawa jenazah ke rumah duka.

"Dari hasil penyelidikan, kita temukan hp milik korban yang di dalamnya terisi pesan singkat dari korban ke pacarnya. Korban terkesan patah hati dan kesal, karena kekasihnya digandeng oleh pria lain. Korban juga mengirim pesan selamat tinggal,” terangnya. (teo/bob/sut)

Komentar