Distanak Ketapang Jamin Stok Daging Sapi Aman

Ketapang

Editor sutan Dibaca : 864

Distanak Ketapang Jamin Stok Daging Sapi Aman
DAGING SAPI (ANTARA FOTO)
KETAPANG, SP - Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Ketapang memastikan ketersedian stok daging sapi di Bumi Betuah Raye aman hingga lebaran dan dipotong dalam kondisi sehat.

Hal ini disampaikan, Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Distanak Ketapang, Zamzani. Ia menjelaskan pihaknya sudah melihat langsung kelapangan dan memprediksi kebutuhan daging sapi untuk lebaran kali ini.

"Untuk stok daging sapi. Kita menggunakan sapi lokal dari peternak yang ada di Ketapang. Ketersediaannya aman. Makanya, kita tidak mendatangkan sapi atau daging beku dari luar," ungkapnya, Jum'at (1/7).

Meskipun kebutuhan daging diperkirakan meningkat dari tahun lalu, ketersedian sapi saat ini masih mencukupi.
Pada perayaan lebaran tahun ini, komoditas sapi potong di wilayah Ketapang dapat mencapai 820 ekor, dengan prediksi kebutuhan sebanyak 650 ekor sapi. "Jadi masyarakat tak perlu khawatir mengenai stok sapi, karena sampai saat ini masih mencukupi," terangnya.

Selain mengecek ketersedian daging sapi, pihaknya juga melakukan pengawasan terhadap sapi-sapi yang akan dipotong di setiap peternakan warga.

"Mulai sekarang tim kita sudah turun melakukan pengawasan. Pemeriksaan pada sapi lokal di Ketapang, sampai saat ini tidak ada temukan yang mengalami sakit menular. Semuanya aman, apalagi kita tidak ada mendatangkan sapi dari luar Ketapang, jadi kesehatan sapi lokal dijamin aman," jelasnya.

Terkait beredarnya isu sapi gelondongan di sejumlah wilayah di Indonesia, Zamzani menegaskan, hal ini belum pernah ditemukan di Ketapang.
"Soal harga kemarin kita sudah rapat. Disepakati bersama termasuk para peternak sapi, dengan harganya sekitar Rp 120 ribu per kilonya," katanya.

Cek Kesehatan Sapi
Dokter Hewan Distanak Ketapang, drh. Edi Sujarwo mengaku, setiap hari menggelar pemantauan ke sejumlah peternak sapi di Kecamatan Delta Pawan, guna mengecek kesehatan hewan ternak yang akan dipotong.

"Sampai saat ini, kita belum menemukan sapi yang terserang penyakit antrak dan penyakit menular lainnya," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, sedikitnya ada delapan dokter hewan di Ketapang, yang sudah melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap sapi yang akan dipotong untuk ketersedian daging sapi, pada saat lebaran tahun ini.

  
Selain mengecek langsung kelapangan, pihaknya juga kerap dihubungi para peternak sapi, bila ada hewan ternak yang sakit. "Jadi kalau ada sapi yang sakit, kita obati dulu setelah sehat baru dipotong.Biasanya tukang potong hewan, terlihat ragu ketika memotong sapi yang tengah hamil. Mereka juga menelpon kita, minta lakukan pemeriksaan,” terangnya.

  
Edi menjelaskan, perbedaan antara sapi yang sehat dan tidak sehat, dapat terlihat dari kasat mata, di antaranya memiliki hidung yang lembab, lincah, kulit dan bulunya mengkilat, nafsu makannya baik. Warna daging tampak merah cerah dan tidak pucat.

"Untuk sapi gelondongan tidak pernah kita temukan di Ketapang. Kita pastikan sapi-sapi yang tersedia di Ketapang aman dan sehat," tuturnya. (teo/bob)




  (teo/bob)