PNS Dinas PU Kabupaten Ketapang Hamburkan Uang Pecahan Rp 5 Ribu

Ketapang

Editor sutan Dibaca : 1796

PNS Dinas PU Kabupaten Ketapang Hamburkan Uang Pecahan Rp 5 Ribu
Aksi PNS ketika menghamburkan uang pecahan Rp 5 Ribu di Kantor Dinas PU Kabupaten Ketapang, Senin (25/7). (ist)
KETAPANG, SP – Aksi tidak terpuji dilakukan para Pegawai Negeri Dinas Pekerjaan Umum (PU) Ketapang. Para abdi negara ini, dengan terbuka menghambur-hamburkan uang pecahan Rp 5 ribu, usai acara halal bihalal pegawai di dinas ini, Senin (25/7).  

Uang itu ditebar dari atas tangga Kantor Dinas PU oleh sejumlah orang. Sontak saja, puluhan pegawai yang berada di lantai bawah saling berebut uang tersebut. Kesan negatif pun muncul. Pemerintah yang mestinya melakukan penghematan anggaran ini justru menunjukkan sikap boros. 

Aksi ini pun mendapat kecaman dan masyarakat Ketapang.
  Sekretaris Dinas PU Ketapang sekaligus Ketua Panitia Kegiatan, Hermanto  menyebutkan, peristiwa menghambur-hamburkan uang sebenarnya tidak masuk dalam konsep kegiatan dan hanya spontanitas dilakukan.

"Tidak ada dalam rangkaian kegiatan kita, hanya spontanitas saja, yang dihamburkan juga hanya uang seperti Rp 5 ribuan saja," katanya.

Ia juga beralasan, acara halal bihalal merupakan agenda rutin tahunnya,  diikuti pegawai Dinas PU dan dihadiri  para pensiunkan pegawai dan pejabat di Dinas PU Ketapang.
“Tujuan acara ini untuk mempererat tali silaturahmi,” tutur Hermanto.

Tapi alasan Hermanto itu dituding oleh masyarakat Ketapang, Herman. Pada saat sejumlah orang melemparkan uang kertas dari atas tangga, praktis membuat para pegawai histeris girang dan terlibat saling berebut menangkap uang yang dihamburkan.
 

“Saya minta Bupati memanggil Kepala Dinas PU,” tutur Herman.

Menurutnya, aksi ini seolah-olah, dinas ini sudah kebanyakan uang dan tidak menghargai keberadaan uang dengan menghambur-hamburkan uang.

"Kesannya tidak bagus, apalagi beritanya sudah diketahui banyak orang. Kalau ada yang menghambur-hamburkan uang di Dinas PU, jadi masyarakat bisa saja berpikir kalau Dinas PU memang lahan basah. Makanya acara halalbihalal saja ada acara hambur-menghamburkan uang," ketusnya.


Sebaliknya, bila ada pejabat di dinas ini ingin bermaksud beramal,  sebaiknya uang yang dihambur-hamburkan lebih baik disumbangkan ke yayasan atau panti asuhan sehingga tidak terkesan sombong.

Ia pun meminta agar Bupati atau Wakil Bupati memanggil dan menegur pegawai mereka,” tuturnya. (teo/loh/sut).