Kamis, 24 Oktober 2019


Status DS Pemilik Ribuan Oli Motor Tunggu Hasil Uji Lab

Editor:

Soetana Hasby

    |     Pembaca: 998
Status DS Pemilik Ribuan Oli Motor Tunggu Hasil Uji Lab

PERIKSA OLI - Anggota Polres Ketapang saat memeriksaan oli motor diduga palsu disita dari gudang penyimpanan Jalan Brigjend Katamso, Kelurahan Sukaharja. (SP/Theo Bernadhi)

KETAPANG, SP – Kanit IV Polres Ketapang Ipda Ogan Arif Teguh menegaskan status hukum DS (38), pemilik ribuan oli kemasan diduga palsu, masih menunggu hasil uji laboratorium di Jakarta. Sekitar 13.734 kemasan berisi oli berbagai merek terkenal, disita polisi dari dua gudang, Senin (14/11) pekan lalu.

“Hari ini kita akan mengirim sampel oli laboratorium di Jakarta, perlu waktu sekitar satu pekan untuk mengetahui hasil uji lab,” ujar Ogan kepada wartawan, Senin (21/11).

Dia menegaskan status DS penduduk Jalan Beringin RT 014/005, Kelurahan Tengah, Kecamatan Delta Pawan, hingga kini masih berstatus saksi. Status hukum DS, sebut Ogan, akan ditingkatkan menjadi tersangka bila hasil uji oli yang disimpan DS di dua gudang, dinyatakan palsu.

"Kalau hasil uji lab sudah keluar dan jika positif palsu, maka pemilik belasan ribu oli tersebut akan ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Ogan.
 saat ini pemiliknya sudah kita periksa dengan status masih sebagai saksi," terangnya.

Selain menyita barang bukti belasan ribu botol oli yang diduga palsu, pihaknya juga berhasil mengamankan satu buah timbangan, satu buah setrika serta 7 suntikan yang diduga dipergunakan oleh pemilik oli untuk mencampurkan oli merk Vicolobe ke kemasan oli-oli lainnya yang didatangkan dari Semarang.

"Menurut perkiraan kita selama satu tahun pengakuan pemilik berjualan oli-oli yang diduga palsu, maka sudah ada sekitar 100an ribu botol oli yang sudah tersebar di wilayah Ketapang," jelasnya.

DS akan dikenakan Pasal 62 Ayat 1 Junto Pasal 8 Ayat 1 Huruf A UU Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman kurungan penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp 2 miliar. (teo)