Selasa, 24 September 2019


BKSDA Temukan Orangutan di Kebun Karet

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 849
BKSDA Temukan Orangutan di Kebun Karet

ORANGUTAN- Tim Gugus Tugas Evakuasi dan Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) Seksi Konservasi Wilayah I Ketapang dan YIARI, berhasil menembak orangutan dengan obat bius, Rabu (30/12). (SP/Ist)

PONTIANAK, SP – Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalimantan Barat menemukan  satu  orangutan (pongopygmeaus) bernama Kokom, jenis kelamin betina, usia 4 tahun.

Kokom ditemukan di kebun karet milik warga di Dusun Sumber Priangan, Desa Sembelangaan, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang. 
 

Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) Ketapang, BKSDA Provinsi Kalimantan Barat, Rusmanto, Sabtu (3/12), mengatakan penemuan berdasarkan informasi masyarakat.

“Lokasi penemuan berada pada S.  04 24' 30, 4" dan E.   98 32' 07, 9" pada Rabu, 30 November 2016, menindaklanjuti laporan masyarakat pada 26 November 2016 lalu,” kata Rusmanto.  

Tim Gugus Gugus Tugas Evakuasi dan Penyelamatan Tumbuhan dan Satawa Liar (TSL) Seksi Konservasi Wilayah I Ketapang dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) kemudian melakukan pengecekan lapangan.
 

Menurut Rusmanto, saat dilakukan pengecekan, individu orangutan terlihat masih sangat liar, agresif dan masih terdapat tali plastik melekat di leher. Diperkirakan orangutan tersebut,  peliharaan masyarakat yang terlepas dari kandangnya.  

“Orangutan mesti ditembak dengan peluru obat bius dan kemudian dibawa ke pusat rehabilitasi milik Yiari di Ketapang. Selanjutnya akan dilepasliarkan, apabila kesehatannya sudah sepenuhnya pulih,” ujar Rusmanto.  

Dikatakan Rusmanto, orangutan yang berhasil dievakuasi pada 30 November 2016, merupakan kali ke-20 yang berhasil diselamatkan, berkat kesadaran warga membiarkan orangutan hidup di alam liar. (aju)