Sabtu, 21 September 2019


11 Cakades Kalah Gugat Pilkades Serentak

Editor:

Soetana Hasby

    |     Pembaca: 1009
11 Cakades Kalah Gugat Pilkades Serentak

Ilustrasi

KETAPANG, SP – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak di 123 desa Kabupaten Ketapang, digugat. Sebanyak 11 calon kepala desa (Cakades) yang kalah dalam pemungutan suara, pada Kamis (8/12) lalu, resmi mengajukan gugatan.

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) kurun batas waktu pengajuan gugatan tiga hari setelah pelaksanaan Pilkades. Di luar kurun batas waktu itu, pengajuan gugatan tidak dapat diterima.

"Sampai sekarang ada lima (Pilkades) desa yang melakukan gugatan," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Keluarga Berencana (PMD KB) Ketapang, Muslimin, Rabu (14/12).

Dikatakannya, gugatan diajukan untuk hasil Pilkades di Desa Tanjung Medan, Kecamatan Nanga Tayap, Desa Sei Kelik, Kecamatan Nanga Tayap, Desa Pengatapan Raya, Kecamatan Tumbang Titi, Desa Karya Baru, Kecamatan Marau, serta Desa Padang di Kecamatan Benua Kayong.

Para penggugat, kata Muslim, adalah sebelas Cakades yang kalah dalam pemungutan suara.  Yakni, empat Cakades dari Desa Pengatapan Raya, empat Cakades dari Desa Sei Kelik, serta masing-masing satu Cakades dari Desa Karya Baru, Desa Tanjung Medan dan Desa Padang.

Dijelaskan Muslim, proses pengajuan gugatan, melalui panitia pelaksana lalu diteruskan kepada PMD KB. “Gugatan yang masuk ke kita sebelumnya terlebih dahulu di tingkat panitia pelaksana di desa sebelum akhirnya diserahkan ke kita untuk dilakukan penyelesaian,” ujar dia.

Dalam pengajuan gugatan Pilkades, Muslim menegaskan, para penggugat menyertakan lampiran  alasan gugatan. “Bahan-bahan dari penggugat akan kita kaji terlebih dahulu dalam rapat tim kabupaten sebelum kita putuskan," kata Muslim. (teo)

Baca Juga:
Tak Ada Calon Kades, Pilkades Karang Daging Ditiadakan

Yandi, Nelayan Selamat dari Keganasan Ombak Berharap Bantuan

Paripurna Pergantian Ketua DPRD Budi Mateus Gagal Dilakukan