Dihadiri Pegawai Dinkes, Hakim Tolak Prapid Heri dan Urai

Ketapang

Editor Soetana hasby Dibaca : 1244

Dihadiri Pegawai Dinkes, Hakim Tolak Prapid Heri dan Urai
SIDANG PRAPID - Suasana sidang praperadilan Kepala Dinkes Ketapang Heri Yulistio dan Sekretaris Dinkes Urai Imran di Pengadilan Negeri Ketapang, Jumat (20/1). (SP/Theo Bernadhi)
KETAPANG, SP – Majelis hakim Pengadilan Negeri Ketapang, menolak permohonan praperadilan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ketapang, Heri Yulistio dan Sekretaris Dinkes, Urai Imran. Kejaksaan Negeri Ketapang menetapkan keduanya sebagai tersangka korupsi dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional.

Sidang yang digelar Jumat (20/1), dihadiri sejumlah pegawai Dinkes Ketapang.

Hakim yang menyidangkan praperadilan, dalam putusannya menyatakan menolak keseluruhan permohonan Heri Yulistio dan Urai Imran dengan termohon Kejaksaan Negeri Ketapang.

BERITA TERKAIT:
Kasus Korupsi Dana JKN, Kejaksaan Tahan Heri Yulistio dan Urai Imran 

Heri dan Urai mengajukan permohonan praperadilan (Prapid), dengan gugatan proses penyelidikan dan penetapan status tersangka korupsi dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Dinkes Ketapang, serta penangkapan dan penahanan, tidak sah secara hukum.

Humas Pengadilan Negeri Ketapang,  Eri Sutanto menjelaskan pengajuan prapid Heri dan Urai diterima pengadilan pada 4 Januari 2016. Dasar pengajuan Pasal 77 dan Pasal 79  KUHAP.

Eri menegaskan, hakim hanya mengadili tentang sah atau tidaknya suatu penangkapan atau penahanan, sah atau tidaknya penghentian penyidikan atau penghentian penuntutan.

Lalu, permintaan ganti kerugian atau rehabilitasi oleh tersangka atau keluarganya, serta sah atau tidaknya penetapan tersangka, juga sah atau tidaknya tindakan penggeledahan dan penyitaan.

“Jadi, berdasarkan itu, seluruh permohonan praperadilan dari para pemohon untuk seluruhnya ditolak,” ujar Eri.

Kejaksaan Negeri Ketapang mengimbau agar putusan pengadilan dihormati.

"Terhadap putusan praperadilan, yang menolak gugatan pemohon, hendaknya untuk sama-sama kita hormati," ujar Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Ketapang, Zulkhaidir. (teo)

Baca Juga:
Bakal Dihadiri Presiden, Polda Siapkan Pengamanan Cap Go Meh Singkawang
Polemik Tugu Kuntilanak, Ini Kata Pemerhati Sejarah
Polres Landak Tegaskan Situasi Kamtibmas Kondusif