Dua Perampok Aniaya Pasutri dan Bawa Kabur Rp 70 Juta

Ketapang

Editor Soetana hasby Dibaca : 1198

Dua Perampok Aniaya Pasutri dan Bawa Kabur Rp 70 Juta
KORBAN PERAMPOKAN - Mustafa (insert) beserta istrinya, Sri, kini menjelani perawatan. Keduanya menjadi korban perampokan dua pria mengendarai sepeda motor, pada Minggu (5/2/2017) pagi. (SP/Ist)
KETAPANG, SP – Kepolisian Sektor Kendawangan hingga kini terus memburu dua pelaku perampok Rp 70 juta dan menganiaya korbannya, pasangan suami istri (Pasutri), Mustafa dan Sri. Keduanya mengalami luka akibat aksi dua pelaku perampokan di kawasan Blok N/O 16/17 Estate SJYE PT GKS, Minggu (5/2/2017)  sekitar pukul 08.00 WIB. 

Menurut Kapolsek Kendawangan AKP Indra Arianto, perampokan tersebut dialami kedua korban saat menuju kota Kecamatan Kendawangan untuk mentransfer uang dan berbelanja kebutuhan warung.

Mustafa, Sri dan tiga anak korban bersama menuju kota Kecamatan Kendawangan dengan menggunakan dua sepeda motor. Mustafa berboncengan dengan istrinya. Tiga anaknya mengendarai sepeda motor lain.

"Kondisi saat itu memang sedang gerimis, jadi korban berhenti guna mengenakan jas hujan. Saat itulah dari arah belakang korban datang dua pelaku menggunakan sepeda motor,  langsung memukul istri korban dengan kayu," ujar Kapolsek Kendawangan.

Mendapat pukulan dari pelaku, Sri langsung roboh, namun tas berisi uang Rp 70 juta masih dipegang Sri. Pelaku kembali memukuli korban. Mustafa yang mencoba melawan juga mendapatkan penganiayaan dari kedua pelaku.

Usai menganiaya kedua korban, pelaku kabur meninggalkan lokasi kejadian beserta tas berisi uang.

"Menurut keterangan korban, pelaku menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter warna putih. Usai mengambil tas kedua pelaku langsung kabur," kata AKP Indra Arianto.

Hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan kayu dan hel,m. “Seperti kayu yang digunakan memukul korban serta helm pelaku yang juga tertinggal di lokasi kejadian," jelas Indra.

Ditegaskan Kapolsek, pihaknya masih terus mengejar dua pelaku perampokan disertai penganiayaan itu terus dilakukan.  "Kkita terus lakukan pencarian terhadap pelaku," imbuh Kapolsek. (teo)

Baca Juga:
Waka Polda Kalbar dan Kabid Humas Diganti
Brigjen Joko Irianto: Jangan Terprovokasi Kabar Hoax Medsos
Ini Sebab Kolam Renang Ampera Belum Dioperasionalkan