Senin, 23 September 2019


Mashadi, Terdakwa Kasus Tipikor Divonis 3,6 Tahun Penjara

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 2252
Mashadi, Terdakwa Kasus Tipikor Divonis 3,6 Tahun Penjara

Ilustrasi

KETAPANG, SP - Pengadilan Negeri Pontianak memvonis Mashadi, terdakwa kasus tipikor penyimpangan dana santunan pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta dana pensiun janda PNS di lingkungan Sekretaris Daerah (Setda) Ketapang pada 2013 - 2015, hukuman 3,6 tahun penjara serta denda Rp150 juta. Dan Pengadilan mewajibkan terdakwa mengganti kerugian negara sebesar Rp Rp687.370.000 subsider 1,4 tahun penjara.

"Jadi terdakwa memang sudah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Pontianak dengan hukuman 3,6 tahun kurungan penjara serta denda 150 juta rupiah, Bila tidak dibayar, maka diganti kurungan penjara 1 bulan penjara," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang, Joko Yuhono, Kamis (9/2).

BERITA TERKAIT:
JPU Ketapang Tuntut Terdakwa Mashadi 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 150 Juta 

Sidang diketuai Hakim Jahoras Siringoringo, Maryono dan Soeherman masing-masing sebagai Hakim Anggota.


Dalam persidangan tersebut, pengadilan menyatakan terdakwa yang menjabat sebagai Pengolah Data Pensiun di Bagian Kepegawaian Ketapang ditugaskan menjalankan suatu jabatan umum secara terus menerus, dan secara sengaja mengelapkan uang yang disimpan terkait jabatannya.

Kajari menuturkan jika terdakwa tidak membayar uang pengganti paling lambat satu bulan setelah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harga benda terdakwa dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

"Tapi jika terdakwa tidak memiliki harta benda yang cukup untuk membayar uang pengganti, maka akan diganti dipidana penjara selama satu tahun empat bulan," tegasnya.

Sementara itu, satu di antara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ketapang, Ito Aziz mengatakan, putusan vonis P
N Pontianak terhadap terdakwa Mashadi lebih ringan dibanding tuntutan.

"Kita menuntutnya lima tahun penjara dikurangi masa tahanan selama proses hukum, vonis putusan lebih rendah 3,6 tahun," ungkapnya.

Namun, untuk putusan lain baik mengenai pembayaran denda Rp 150 juta, dan mewajibkan terdakwa mengganti kerugian negara Rp 687.370.000 yang diputus pengadilan sama dengan apa yang dituntut pihaknya. (teo/bob)

Baca Juga:
Ini Sebab Mempawah Belum Siap Sertifikasi Khatib Jumat 
Transmigrasi 2018, Sintang Mengajukan Tiga Ribu KK
Perbatasan Malaysia - Jagoi Babang Masih Rawan Penyelundupan Narkoba