Selasa, 17 September 2019


Banjir Landa Puluhan Rumah di Kecamatan Marau

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 949
Banjir Landa Puluhan Rumah di Kecamatan Marau

BANJIR – Seorang warga Kecamatan Marau sedang berjalan di tengah ruas yang terendam banjir sedalam 1 meter, Senin (15/5).

KETAPANG, SP – Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ketapang, Sumiransyah mengatakan, sejak kemarin, sejumlah wilayah di Kecamatan Marau terendam banjir.

“Laporan dari kepala desa terkait banjir tersebut, masuk ke pihak BPBD, Senin (15/5) sekitar pukul 11.30 WIB. Jadi personel kita langsung turun ke lokasi banjir," katanya, Senin (15/5).

Dari laporan yang masuk, banjir terjadi di Dusun Awatan, Desa Suka Karya, yang mengakibat sekitar 60 rumah warga terendam. Banjir diakibatkan hujan deras yang menguyur wilayah tersebut pada Sabtu malam.

Akibat banjir, ketinggian air di jalan raya mencapai 1 meter, sedangkan di perumahan mencapai 1,5 hingga 2 meter.

"Untuk ketinggian air dalam rumah hanya 60 centimeter. Sampai saat ini, jumlah kerugian materi belum diketahui," tuturnya.

Ia menambahkan, masyarakat yang rumahnya terendam terpaksa mengungsi ke rumah tetangga atau kerabat sembari menunggu air perlahan turun.

"Untuk korban jiwa atau rumah hanyut sampai sekarang belum ada, kita berharap semoga saja tidak ada," harapnya.

Selain di Dusun Awatan, banjir juga terjadi di Dusun Batu Perak, Desa Riam Batu Gading yang mana untuk ketinggian air sama seperti di Dusun Awatan Desa Suka Karya.

"Untuk di Desa Riam Batu hanya sekitar 12 rumah yang terendam. Selain itu, ada halaman sekolah dasar yang terendam hingga 50 centimeter," katanya.

Saat ini tim reaksi cepat BPBD Ketapang membawa delapan dus bantuan makanan siap saji yang disediakan dari Badan Nasaional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bantuan ini akan disalurkan kepada masing-masing Kepala Keluarga (KK) korban banjir.
"Bantuan yang dibawa untuk sekitar 84 KK, masing-masing KK bisa mendapatkan dua lusin bantuan," terangnya.

Selain itu, pihaknya mengimbau kepada perusahaan di wilayah sekitar banjir untuk turut berpartisipasi terhadap korban banjir, seperti memberi sembako dan barang-barang yang dibutuhkan oleh para korban. (teo/bob)