Senin, 23 September 2019


Bupati Tinjau Pembangunan Jalan Pelang-Batu Tajam

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 745
Bupati Tinjau Pembangunan Jalan Pelang-Batu Tajam

MENINJAU – Bupati Ketapang, Martin Rantan meninjau pembangunan poros Jalan Pelang-Batu Tajam I dan poros jalan provinsi Tayap Tumbang Titi, kemarin. HUMAS

KETAPANG, SP - Bupati Ketapang, Martin Rantan beserta jajarannya meninjau langsung proses pembangunan poros Jalan Pelang-Batu Tajam I dan poros jalan provinsi Tayap Tumbang Titi yang saat ini sedang proses penimbunan dan pengaspalan.

Kunjungan ini, bertujuan untuk memastikan proses pembangunan sejumlah ruas jalan kabupaten dan provinsi berjalan dengan lancar, serta meminimalisir adanya hambatan di lapangan.

"Saat ini jalan Pelang Batu Tajam sedang dibangun dengan anggaran Rp15 miliar. Anggaran dari APBD ini digunakan untuk fungsional jalan dari Simpang Pelang sampai ke Simpang Batu Tajam dua," terang Martin, kemarin.

Ke depan, Martin mengatakan, secara bertahap pembangunan mulai dianggar dari APBD tahun 2018-2019-2020.
“Jika pembiayaan pembangunan jalan maksimal, maka proses pengerjaan dan hasilnya jugabisa maksimal.  Bila jalan dari Pelang ke Tumbang Titi sudah bagus, warga masyarakat bisa pulang pergi dalam sehari dari Tumbang Titi ke Ketapang,” katanya.

Selain itu, porosjalan dari Simpang Tumbang Titi sampai ke Kali Ampu Serengkah- Beringin hingga ke ruas jalan Trans Kalimantan, dikatakannya akan diteruskan pembangunannya. Pada tahun 2017 ini, dirinya selaku kepala daerah senantiasa berkomitmen mendorong penyelesaian pembangunan jalan poros Tayap-Pemahan Tumbang Titi, termasuk jembatan diteruskan ke Jelai Hulu Marau, Air Upas dan Manis Mata.

"Poros jalan ini cukup panjang. Mudah-mudahan sampai akhir masa jabatan saya, ruas-ruas jalan ini sudah selesai semua," harapnya.

Sementara itu, Warga Desa Aur Gading Desa Batu Tajam Dua, Ignasius Campa mendukung pembangunan poros jalan Pelang Batu Tajam ini, mengingat pembangunan jalan ini sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat Tumbang Titi.

Jalan tersebut, menurutnya menunjang segala aspek pembangunan di wilayah Tumbang Titi, seperti ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Untuk itu, masyarakat sangat mendukung proyek ini, sebagai bukti tidak ada warga yang meminta ganti rugi. (teo/bob/PK)