Genjot Visi Maju Menuju Masyarakat Sejahtera

Ketapang

Editor Kiwi Dibaca : 441

Genjot Visi Maju Menuju Masyarakat Sejahtera
SALAMI PEGAWAI - Bupati Martin Rantan menyalami jajaran pegawai Satuan Polisi Pamong Praja usai melaksankan apel pagi, di halaman Kantor Bupati Ketapang, Senin (24/7).
KETAPANG, SP - Bupati Ketapang Martin Rantan mengajak seluruh jajarannya bersama bertekad untuk mewujudkan visi Kabupaten Ketapang maju menuju masyarakat sejahtera. Ada enam misi dalam visi tersebut. Imbauan tersebut disampaikan bupati saat menjadi pembina apel Senin (24/7) pagi di halaman Kantor Bupati Ketapang. Apel pagi ini diikuti oleh seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun non PNS di lingkungan Sekretariat Daerah, Badan Keuangan dan Aset Daerah, Badan Kepegawaian dan SDM, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).  

"Kita mempunyai visi yang sama, tekat yang sama untuk memajukan Kabupaten Ketapang. Proses maju akan berimbas kepada kesejahteraan masyarakat. Bupati dan seluruh jajarannya dalah pelayan publik. Tugas kita melayani kepentingan publik," kata Martin Rantan.

Visi Ketapang maju menuju masyarakat sejahtera dijabarkan ke dalam enam misi. Pertama, melaksanakan pemerintahan yang baik. Menurutnya, apel pagi ini juga bermakna melaksankan kedisplinan agar tepat waktu. Selain itu jajarannya juga dituntut meningkatkan kinerja pelayanan publik. Ia melarang keras pelayanan birokrasi yang berbelit-belit.

"Jangan setelah mendapatkan imbalan baru urusan dipercepat. Jangan dalam pelayanan, kita baru mau mengerjakan setelah wani piro atau duitnya berapa dulu," tegasnya. Martin juga mengecam keras oknum PNS yang memiliki jabatan tertentu dan punya pemikiran bahwa dirinya ditempatkan pada jabatan itu dengan dana sekian, lalu harus dapat sekian.

Hal ini karena disinyalir ada beberapa oknum pejabat ketika mendapati jabatan tertentu menggunakan aji mumpung untuk mengeruk keuntungan. "Kalau pemikiran seperti itu, yang paling banyak dapat tentu bupati, karena bupati mengelola uang Rp2 triliun lebih. Kalau hanya dapat sekian persen, waaah tujuh turunan tidak habis hartanya," ujarnya berseloroh.

Selanjut pada misi kedua yakni meningkatkan infrastruktur daerah. Ini diimplementasikan melalui rencana pembangunan beberapa program strategis daerah, seperti kantor bupati, jalan kota serta drenase. "Setelah apel ini saya akan rapat dengan DPRD Ketapang, karena prinsipnya pemerintah daerah itu  adalah bupati dan DPRD," katanya.

Pertemuan dimaksud untuk mendiskusikan sejumlah program strategis daerah yaitu, pembangunan Kantor Bupati Ketapang, Kantor Pengelolaan Keuangan Aset Daerah, Kantor Kepegawaian dan Kantor Inspektorat yang terintegrasi. "Dalam penyelenggaran keuangan administrasi daerah, tata kelola kepegawaian dan manajemen personalia yang diawasi oleh inspektur, pengelolaan harus terkonsentrasi dalam satu lokasi kantor bupati," ujarnya. (pk/teo/ind)

Komentar