Selasa, 24 September 2019


Polres Ketapang Ringkus 8 Pelaku Curanmor

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 778
Polres Ketapang Ringkus 8 Pelaku Curanmor

BARANG BUKTI - Aparat kepolisian mengekpose para tersangka curanmor (baju tahanan orange) dan barang bukti yang berhasil diamankan, di Halaman Mapolres Ketapang, Selasa (1/8) siang. SUARA PEMRED/THEO BERNADHI

KETAPANG, SP - Polres Ketapang berhasil meringkus sedikitnya delapan tersangka yang merupakan sindikat Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). Dari tangan para tersangka, kepolisian mengamankan barang bukti hasil curian sebanyak 36 motor berbagai merk yang diduga hasil curian dari tahun 2016 hingga 2017.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Ketapang AKBP Sunario mengaku, keberhasilan pihaknya meringkus para tersangka tak terlepas dari informasi masyarakat. Ia menjelaskan, para tersangka diamankan atas kasus curanmor terhadap 36 unit kendaraan bermotor di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berada di seputaran Kota Ketapang.

"Untuk pelaku pencuriannya ada empat orang yang salah satunya berperan menjual ke empat pelaku lainnya yang merupakan penadah barang curian tersebut," ungkapnya, Selasa (1/8).

Ia melanjutkan, para tersangka menjual motor hasil curiannya dengan harga bervariasi mulai dari Rp1,5 juta kepada para penadah, yang mana motor hasil curian berhasil diamankan di pedalaman Ketapang dan Kayong Utara.

"Empat tersangka kita kenakan pasal 365 dan empat lainnya dikenakan pasal 480, kemudian ada satu orang yang masih kita lakukan pemeriksaan kemungkinan bisa jadi tersangka," tegasnya.

Ia menambahkan, saat ini para tersangka dan barang bukti sepeda motor curian sudah diamankan pihaknya di Mapolres Ketapang. Kapolres mengimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan untuk dapat melihat langsung ke Mapolres dengan membawa bukti-bukti surat kendaraan motornya.

"Silahkan dicek di Polres Ketapang bagi yang merasa kehilangan dengan membawa surat-surat kendaraan yang bersangkutan," terangnya.

Iapun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan mengunci kendaraan walaupun hanya bepergian sebentar, hal tersebut tentu dapat meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Bawa masuk kendaraan jika tidak dipergunakan dan kunci kendaraan walaupun bepergian hanya sebentar," tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Rully Robinson Polly mengatakan, para pelaku saat menjalankan aksinya diduga menggunakan kunci palsu atau obeng atau dengan memotong kabel kunci kontak kendaraan menggunakan korek api gas.

"Setelah berhasil mendapatkan kendaraan, pelaku langsung melepas plat nomor polisi kendaraan dan menggantinya dengan plat palsu. Bahkan ada beberapa nomor mesin dan nomor rangka kendaraan yang diubah dengan cara digerinda menggunakan mesin," jelasnya. (teo/bob)