Daerah Aman, Pemodal Tertarik Tanamkan Investasi

Ketapang

Editor Kiwi Dibaca : 491

Daerah Aman, Pemodal Tertarik Tanamkan Investasi
FOTO BERSAMA - Bupati Landak, Carolin foto bersama di stand Ketapang dalam Kalbar Expo 2017.
KETAPANG, SP - Dalam pameran Kalbar Expo 2017 yang berlangsung di Pontianak Convention Center, sejak 10 hingga 13 Agustus 2017, Stand Pameran Ketapang khususnya makanan khas Ketapang yakni amplang diminati pengunjung hingga habis terjual. Arie satu diantara warga Pontianak Tenggara yang mendatangi stand pameran Ketapang menilai, ke depan stand Ketapang harus memperbanyak membawa amplang karena peminatnya tinggi. Ia yang mengaku pernah ke Ketapang melihat banyak potensi. Ketapang terus berkembang lantaran banyak investor yang berminat berinvestasi.

"Di antanya potensi wisata pantai yang banyak, tentu dalam pengelolaannya harus serius dan menjadi perhatian," sarannya. Sedangkan dalam lawatan ke stand pameran Ketapang, Bupati Landak, Carolin sempat mempertanyakan kreatifitas kerajinan usaga kecil dan menengah seperti pembuatan tas, maupun pengolahan kulit kerang yang memang menjadi perhatian masyarakat yang berkunjung. Tidak hanya itu yang juga menjadi perhatian pengolahan hasil laut, seperti ikan asin renyok yang ternyata menjadi salah satu yang diincar pengunjung di stand Kabupaten Ketapang.

Sementara itu, Dra C Enny A, Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Ketapang, mengatakan cukup banyak kesan dan harapan dari pengunjung terhadap Kabupaten Ketapang. Mereka menilai, kondisi Ketapang yang aman sehingga banyak investasi mulai dari perkebunan sawit, tambang, industri sehingga membuka lapangan kerja.

"Banyak kesan dan harapan, semua tentu jadi pesan buat kita, apalagi partisipasi Kabupaten Ketapang dalam Kalbar Expo 2017 juga tujuannya mempromosikan potensi daerah," katanya. Sementara itu, sesuai arahan Wakil Gubernur Kalbar dalam pembukaan Kalbar Expo 2017 Wakil Gubernur Kalbar, Cristiandy Sanjaya mengharapkan Kalbar Expo  dapat menjadi barometer perkembangan investasi, perdagangan dan aktivitas usaha dari UMKM di Kalbar.

Ia menjelaskan terpenting lagi melalui expo tersebut potensi dan produk unggulan Kalbar bisa dikenal lebih luas sehingga membuka pasar. Apalagi mengingat dalam expo ini bukan hanya diikuti dari Kalbar, namun juga dari luar daerah sehingga bisa membuka jejaring pelaku usaha baru. Selain itu memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), ia meminta pelaku usaha dan pemerintah daerah untuk terus mengembangkan inovasi.

Sudah saatnya pemasaran tidak hanya dilakukan dengan cara linier. Tetapi inovatif dengan kemajuan teknologi, misalnya sistem online.
Pengelolaan yang tepat sasaran Ia mengharapkan usaha kecil dan menengah bisa berkembang dan tidak mengalami kebangkrutan sebagaimana terjadi pada beberapa perusahaan yang sudah cukup dikenal.

"saat ini inovasi terpenting diciptakan,kemajuan informasi dan teknologi kian cepat dan cangih. Pelaku usaha harus mengikuti kemajuan teknologi, yang terpenting berikan kesan aman agar investasi tumbuh dan berkembang di Kalimantan Barat," tukasnya. (pk/teo/ind)

Komentar