Minggu, 08 Desember 2019


Pedagang Ancam Kembali Berjualan

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 579
Pedagang Ancam Kembali Berjualan

DIBONGKAR - Kios dan lapak milik ratusan pedagang Pasar Haji Bujang Hamdi dibongkar paksa oleh Pemerintah Kabupaten Ketapang, Sabtu (21/10).

KETAPANG, SP - Ratusan eks pedagang Pasar Haji Bujang Hamdi mengancam akan kembali berjualan di lokasi yang beberapa hari lalu dibongkar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang. Ancaman disampaikan usai tidak adanya kepastian soal lapak-lapak untuk para pedagang, ketika pengecekan bersama di Pasar Rangge Sentap, Senin (23/10).

Dari pantauan di lapangan, sebelumnya ratusan pedagang terlebih dahulu mendatangi kantor Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Ketapang dan melakukan audiensi, sebelum akhirnya bersama pihak dinas melakukan pengecekan lapak-lapak yang telah disiapkan di Pasar Rangge Sentap.
Namun, saat pengecekan dilakukan terjadi simpang siur data antara para pedagang dengan dinas terkait, sehingga membuat terjadinya adu mulut.

Satu di antara perwakilan pedagang Pasar Haji Bujang Hamdi, Adam menegaskan, pihaknya tidak akan pindah ke Pasar Rangge Sentap jika memang Pemda tidak mengakomodir seluruh pedagang yang sebelumnya berjualan di Pasar Haji Bujang Hamdi.

"Kapan kami pindahnya, sudah tiga bulan lalu data di tangan pemerintah. Tapi sampai sekarang, setelah digusur tidak ada kepastiannya. Sedangkan kami perlu makan, mencukupi kebutuhan keluarga dengan cara berjualan ," ungkapnya saat meninjau langsung lapak di Rangge Sentap, Senin (23/10).

"Kalau mau dipindah, kami minta dipindahkan semua, kalau tidak ada kepastian mulai besok (selasa-red) kami akan kembali berjualan di lokasi Pasar Haji Bujang Hamdi," tegasnya.

Sementara itu, Jumayah eks pedagang Pasar Haji Bujang Hamdi saat ditemui sedang memberiskah lapak dagangan yang telah dibongkar oleh Pemda pada Sabtu (21/10) lalu, mengatakan, dirinya akan kembali berdagang di lokasi bekas pembongkaran tersebut.

"Hari ini saya bersih-bersih lapak, dirapikan untuk tempat berjualan lagi mulai besok," ungkapnya.

Ia melanjutkan, hal tersebut dilakukan lantaran Pasar Rangge Sentap yang memiliki fasilitas tampungan 300 pedagang tidak memadai atau tidak layak.

"Memang sudah ada yang berjualan, besok akan mulai berjualan lagi," terangnya.

Pedagang Ikan eks Pasar Haji Bujang Hamdi, Suryansyah mengatakan, para pedagang sudah kompak membersihkan pasar dari bekas pembongkaran, untuk kembeli berjualan di lokasi Pasar Haji Bujang Hamdi.

"Sebelum kami semua mendapatkan meja dan hak kami di Rangge Sentap, kami akan tetap berjualan disini, karena ini tanah pribadi bukan tanah milik Pemda," tuturnya.

Ia menegaskan, selain mesti menyediakan lapak bagi pedagang, Pemda didesak menutup pasar-pasar ilegal lainnya, agar tidak ada kesan tebang pilih dalam penertiban.

"Sekarang sudah ada berjualan, alhamdulillah masih ramai, bahkan pembeli juga mendukung agar pasar ini tetap ada," katanya. (teo/bob)