Minggu, 08 Desember 2019


Panwascam Se-Kabupaten Ketapang Resmi Dilantik

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 511
Panwascam Se-Kabupaten Ketapang Resmi Dilantik

DILANTIK - 60 orang Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) yang tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Ketapang resmi dilantik, Rabu (25/10).

KETAPANG, SP - Sebanyak 60 orang Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) yang tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Ketapang resmi dilantik, Rabu (25/10). Para pengawas ini diminta untuk dapat bekerja profesional dan tidak memihak kepada peserta pemilu.

Pelantikan Panwascam se-Kabupaten Ketapang pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) dihadiri langsung Wakil Bupati Ketapang, Suprapto, perwakilan Polres Ketapang, Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang, Ketua KPU Ketapang serta pihak terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ketapang, Suprapto mengucapkan selamat atas dilantiknya Panwascam se-Kabupaten Ketapang. Ia berpesan agar para Panwascam dapat segera menjalankan tugas dengan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

"Setelah ini, silahkan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di masing-masing kecamatan, agar nantinya garis koordinasi lebih mudah dilakukan," katanya.

Ke depan diharapkan para Panwascam dapat menjalankan tugas dan fungsinya sebagaimana mestinya, sehingga dapat membantu menyukseskan pemilu agar berjalan bersih, jujur dan adil.

"Kepada Panwascam saya berharap dapat bekerja secara profesional, jujur dan tidak diskriminatif," mintanya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kabupaten Ketapang, Hadianto meminta kepada seluruh Panwascam untuk bekerja sesuai aturan yang berlaku. Ia berharap pasca pelantikan, Panwascam dapat berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait terutama mengenai tahapan-tahapan yang harus dilakukan.

"Seperti pembentukan PPL, panitia pengawas TPS dan lainnya. Pasca pelantikan koordinasi harus dilakukan dengan pihak terkait, khususnya di masing-masing kecamatan," tuturnya.

Ia menambahkan, para Panwascam harus benar-benar merealisasikan sumpah jabatan dan fakta integritas yang telah disepakati bersama pada pelantikan, lantaran menurutnya sumpah dan fakta integritas merupakan tanggung jawab yang harus diemban dan dijunjung tinggi dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai pengawas pemilu. Apalagi sumpah yang diucapkan bukan sembarang sumpah tetapi benar-benar sumpah yang tidak hanya disaksikan oleh kita tetapi dicatat oleh Allah.

"Bekerjalah secara adil, tidak memihak kepada peserta pemilu, harus mengedepankan kepentingan negara dalam menyukseskan pemilu, bukan malah mengedepankan kepentingan pribadi atau golongan," pesannya.

Iapun berharap dukungan dari pihak-pihak terkait baik Pemerintah Daerah, Kepolisian, TNI, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, KPUD, organisasi masyarakat, media, lantaran diakuinya tanpa dukungan pihak-pihak terkait Panwaslu Kabupaten, Panwascam tidak berarti apa-apa.

"Kami memohon dukungan Pemkab dalam memfasilitasi tenaga sekretariatan yang diperkejakan pada lembaga Panwascam," mintanya. (teo/bob)