Puluhan Eks PTT Datangi DPRD

Ketapang

Editor Kiwi Dibaca : 388

Puluhan Eks PTT Datangi DPRD
UNJUK RASA - Puluhan mantan Pegawai Tidak Tetap (PTT) tenaga kesehatan Kabupaten Ketapang menggelar aksi damai di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ketapang, Kamis (26/10).
KETAPANG, SP - Puluhan mantan Pegawai Tidak Tetap (PTT) tenaga kesehatan Kabupaten Ketapang menggelar aksi damai di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ketapang, Kamis (26/10). Aksi damai tersebut guna menyampaikan tuntutan mereka terkait janji Pemerintah Daerah (Pemda) Ketapang yang belum juga mengangkat kembali mereka sebagai tenaga PTT.

Ketua Aliansi Kontrak Honorer Kabupaten Ketapang, Maulana Harva mengatakan, kedatangannya dan puluhan mantan tenaga PTT medis dari bidan dan perawat guna menuntut hak-hak yang sampai saat ini belum direalisasikan Pemda.

"Janji Pemda dari tanggal 31 Maret lalu akan mengakomodir kami kembali sebagai tenaga PTT, namun kenyataannya sampai sekarang belum direalisasikan," ungkapnya, Kamis (26/10).

Sedikitnya ada 139 tenaga PTT medis yang dijanjikan akan diakomodir kembali pasca dinyatakan tidak lulus dalam seleksi beberapa waktu lalu, namun berjalannya waktu setelah beberapa kali dilakukan audiensi dan aksi damai, titik terang mengenai nasib mereka pun belum jelas sampai saat ini.

"Yang jadi tanda tanya, SKPD lain sudah mengakomodir kembali tenaga kontraknya, sedangkan tenaga kesehatan belum. Jadi saat ini mereka bekerja sebatas diperbantukan oleh kepala Puskesmas masing-masing, sebab keahilan dan keterampilan mereka masih dibutuhkan," tuturnya.

Melalui aksi damai ini, ia mengaku memperoleh angin segar dari para wakil rakyat, yang akan memperjuangkan ratusan tenaga medis untuk kembali diakomodir dan di SK sebelum tahun 2018.

"Kami sudah mendengar langsung dari Pak Wakil Ketua DPRD, kalau kawan-kawan pasti akan diakomodir dan di SK kan sekitar bulan November tahun ini. Kami ucapkan terimakasih kepada DPRD yang mendengarkan aspirasi kami," jelasnya.

Untuk itu, ia berharap agar Dinas Kesehatan (Dinkes) segera mengeluarkan nama-nama yang akan diakomodir secara resmi, agar ada kepastian yang didapat.
Sebelumnya, Plt Kadis Kesehatan Ketapang, Harto mengaku akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengakomodir tenaga kontrak kesehatan lama.

"In Sha Allah akan kita usahakan untuk PTT lama ini," ungkapnya.

Untuk kepastiannya, ia mengaku mudah-mudahan dalam APBD perubahan dapat diakomodir sehingga persoalan ini dapat segera teratasi.

"Semoga di perubahan, bisa terakomodir," harapnya. (teo/bob)

Komentar