Rabu, 18 September 2019


Proyek Sumur Pantek Terindikasi Korupsi, Mantan Kabid Pertanian Ketapang Bakal Diperiksa

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 981
Proyek Sumur Pantek Terindikasi Korupsi, Mantan Kabid Pertanian Ketapang Bakal Diperiksa

Ilustrasi korupsi. (net)

KETAPANG, SP - Polres Ketapang terus menyelidiki  dugaan korupsi kasus pembangunan proyek sumur pantek di 78 titik di Kabupaten Ketapang. 

Selain akan melakukan ekpos ke BPKP, Polres akan memanggil dan memeriksa mantan Kepala Bidang Pengelolaan Lahan dan Air Dinas Pertanian Ketapang, Hendri Sibuea terkait perkembangan kasus dugaan korupsi ini.

"Kita sudah turun melakukan pengecekan ke 78 titik pembangunan sumur pantek," kata Kanit Tipikor Polres Ketapang, Iptu Rudianto, Rabu (24/1).

Dari hasil pengecekan ke lapangan, pihaknya menemukan dugaan penyimpangan pada pengadaan serta spesifikasi proyek tersebut.

"Yang paling ada indikasinya di pengadaannya," tegasnya.

Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan LKPP terkait pengadaan barang dalam proyek sumur pantek ini.

"Yang sudah kita lakukan pemeriksaan kontraktor pelaksana, bendahara dinas, untuk Kepala Bidang yang saat itu menjabat nanti akan kita panggil dan periksa," jelasnya.

Ia menegaskan, Hendri Sibuea yang melakukan penjualan barang kepada kontraktor pelaksana, tidak diperbolehkan dalam aturan. 

"Sehingga dari situ terdapat indikasi penyimpangan dalam pengadaannya," ungkapnya.

"Sekitar bulan Februari kita akan ekpos kasus ini ke Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan, target semoga tahun ini selesai," jelasnya.

Sementara itu, Hendri Sibuea saat akan dikonfirmasi tidak bisa ditemui. 

Seorang stafnya berujar jika Hendri tengah sibuk untuk melaksanakan rapat. 

Upaya konfirmasi terus dilakukan dengan menunggunya, tapi tetap tak membuahkan hasil.

Awak media diarahkan untuk membuat janji terlebih dahulu. (teo)