Penipuan Pemasangan Listrik, PLN Ketapang Minta CV Mitra Elektrik Tanggung Jawab

Ketapang

Editor K Balasa Dibaca : 1373

Penipuan Pemasangan Listrik, PLN Ketapang Minta CV Mitra Elektrik Tanggung Jawab
Ilustrasi. (net)
KETAPANG, SP - Manager PLN Area Ketapang, Wilfrid Siregar membenarkan adanya kasus penipuan pemasangan listrik di Dusun Belambangan yang dilakukan oleh satu di antara anggota Gelis CV Mitra Elektrik yang bekerja sama dengan pihaknya.

"Mereka sudah setor ke seorang anggota Gelis atas nama Sunaryo, cuma orangnya melarikan diri sedangkan PLN belum ada menerima biaya pemasangan ke PLN sehingga PLN belum bisa memberikan peralatan seperti KwH meter dan lainnya," ungkapnya.

Ia menjelaskan, setelah mendapat aduan dari masyarakat pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap pemilik Gelis yakni Uti Almohidy. Yang mana pemilik Gelis mengakui kalau Sunaryo merupakan satu di antara anggotanya namun mengaku dalam pemungutan biaya Sunaryo tidak pernah berkoordinasi dengan dirinya.

"Saat masang instalasi Naryo memungut duit masyarakat atas nama Gelis CV Mitra Elektrik, namun pemilik Gelis mengaku tidak ada koordinasi dari Naryo ke pihaknya. Seolah melempar tanggung jawab," terangnya.

Untuk itu, PLN Ketapang telah memperingatkan kepada pemilik Gelis untuk bertanggung jawab atas apa yang dilakukan anggotanya dengan menyelesaikan pemasangan listrik ke rumah warga yang telah menjadi korban dalam jangka waktu satu semester atau paling lama bulan Mei sudah selesai.

"Kalau tidak dijalankan maka akan ada sanksi, kita akan putuskan kontrak kerja sama dengan Gelis ini, otomatis akan menjadi ilegal," tegasnya.

Menurutnya, selama ini cukup banyak terjadi kasus-kasus penipuan dengan dalih bisa menghidupkan listrik dan meminta uang bayaran terlebih dahulu, hal tersebut lantaran masyarakat khususnya di pedalaman sangat mendambakan teraliri listrik sehingga mudah percaya terhadap oknum penipu.

"Imbauan selama belum ada jaringan listrik yang masuk, jangan percaya dengan orang mengaku bisa menghidupkan listrik dengan cepat terlebih meminta uang duluan, silahkan berkoordinasi dengan PLN area setempat agar tidak menjadi korban penipuan," tukasnya. (teo)