Jafar Meninggal Usai Terobos Lampu Merah

Ketapang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 3138

Jafar Meninggal Usai Terobos Lampu Merah
PERAWATAN MEDIS – Tampak korban kecelakaan, Jafar Usman (61) sedang menjalani perawatan medis di RSUD Agoesdjam Ketapang, pasca tabrakan dengan pengendara sepeda motor matik, Selasa (28/8). (Ist)
KETAPANG, SP – Pengguna media sosial Facebook dan Instagram di Kabupaten Ketapang, dihebohkan dengan beredarnya video kecelakaan kendaraan yang terjadi di simpang empat  RSUD Agoesdjam.

Akibat kecelakaan tersebut, korban yang diketahui bernama Jafar Usman (61) warga Kelurahan Sampit, Kecamatan Delta Pawan, akhirnya meninggal dunia setelah sempat diberikan perawatan medis.

Dalam video, terlihat korban mengendarai motor bebek KB 2163 ZA melintas jalan DI Panjaitan menuju ke kediamannya di Kelurahan Sampit. 

Sesampainya di persimpangan jalan, korban menerobos traffic light dengan isyarat lampu merah tengah menyala. Sementara dari arah berlawanan tepatnya di Jalan Gatot Subroto tengah menyala isyarat lampu hijau. 

Dari jalan tersebut, melintas seorang pengendara motor matik berwarna putih menabrak korban.

Kasatlantas Polres Ketapang, AKP Priyatno mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi pada Selasa (28/8) sekitar pukul 12.30 WIB.

“Akibat tabrakan tersebut, korban beserta motornya terjatuh bahkan helm yang dikenakan terlempar, sehingga kepalanya membentur aspal jalan. Hal ini membuat korban tidak sadarkan diri dan luka berat di bagian kepala,” katanya, Rabu (29/8).

Setelah kejadian itu, korban langsung dibawa ke RSUD Agoesdjam untuk mendapatkan perawatan medis. Tapi nyawa korban tak dapat diselamatkan, dan dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (29/8) sekitar pukul 02.00 WIB.

Sementara pengendara yang menabrak korban, masih dalam pencarian. Pasca kecelakaan, pengendara motor matik itu melarikan diri. 

"Dalam kasus ini posisi pengendara motor matik sebagai saksi. Namun karena pengendara tidak peduli bahkan melarikan diri pasca kejadian, membuat statusnya menjadi tersangka,” katanya.

Pihak kepolisia berharap, penabrak korban itu dapat kooperatif untuk datang ke kantor polisi. (teo/and)