Jemaah Haji Asal Ketapang Bakal Tiba Hari Rabu

Ketapang

Editor Jindan Dibaca : 650

Jemaah Haji Asal Ketapang Bakal Tiba Hari Rabu
Wakil Bupati Ketapang saat menyambut Jemaah Haji Ketapang di Embarkasi Batam. Jemaah Haji Ketapang akan Tiba di Ketapang pada Rabu (12/9).
KETAPANG, SP - Wakil Bupati Ketapang, Suprapto, menyambut langsung kedatangan jemaah haji asal Kabupaten ketapang di asrama haji Embarkasi Batam, Kepulauan Riau, Senin malam (10/9).

Jemaah Haji asal Kabupaten Ketapang yang tergabung dengan kloter 12 bersama jemaah asal Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Putussibau akan tiba di Pontianak, pada Selasa, (11/9) kemudian Jamaah Haji asal Kabupaten Ketapang akan tiba di Bandara Rahadi Oesman pada Rabu, (12/9).     

Ketua kloter 12 BPIH Batam, Samin lasio mengungkapkan bahwa kloter 12 Batam yang kembali berjumlah 449 orang, satu orang jemaah dari Kabupaten Ketapang mengundurkan diri, dalam pelaksanaan ibadah ada pengurangan jumlah, jemaah 2 orang meninggal dunia satu diantaranya jemaah asal Kabupaten ketapang dan 1 orang harus ditinggalkan rumah sakit Madinah.

“ 449 orang tersebut diharapkan pulang dengan sehat dan pulang dengan haji yang mambrur  “ katanya.

Samin Lasio memaparkan, dalam pelaksanaan kegiatan ibadah ada persoalan yang harus dibenahi seperti persolaan identitas jemaah.

 “Kalau ada jemaah yang tersesat dengan identitas mudah ditemukan,berupa tanda yag dikenakan dengan ciri khas warna sehingga dari jauh sudah kelihatan “ jelasnya.

Sementara untuk jemaah haji asal Kabupaten Ketapang tidak dilengkapi dengan tanda identitas, Ia  berharap untuk kabupaten Ketapang tahun depan bisa pasang tanda dan baju diseragamkan, sehingga ketika berada di tengah jutaan manusia sangat mudah dikenali petugas, yang mengidentifikasi jamaah jika ada yang  terpisah dari rombongan.

Wabup Ketapang, Suprapto mengaku sangat bersyukur, kepada jemaah Kabupaten Ketapang secara keseluruhan pulang dengan selamat, meskipun ada 1 orang jemaah yang meninggal, yakni Suryana Bahari Abdul Razak (50).

Wabup Suprapto mendoakan jemaah haji Kabupaten Ketapang menjadi haji yang mabrur, yang berdampak pada masyarakat di lingkungannya yang juga akan  membawa dampak positif bagi daerah Ketapang,

Wabup berharap kedepan pelaksanaan ibadah haji semakin baik, berdasarkan pengalaman bahwa jamaah Ketapang tidak ada tanda identitas agar mudah dikenal dan kedepan harus diperbaiki. (Teo/PK).