Jembatan Petai Patah Rusak, Kepala Unit Pengelola PU Bertanggung Jawab

Ketapang

Editor Angga Haksoro Dibaca : 1779

Jembatan Petai Patah Rusak, Kepala Unit Pengelola PU Bertanggung Jawab
Ketapang, SP - Kepala Unit Pengelola Pekerjaan Umum (UPPU)  1 Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Salman, mengakui sebagai penanggung jawab pekerjaan jembatan Desa Petai Patah.  

“Itu menggunakan dana swakelola Dinas PU. Pekerjaannya rehab ringan bukan bangun baru. Anggarannya Rp 300 jutaan,” kata Salman, Selasa (22/10).  

Rehabiliasi jembatan kata Salman, dilakukan karena kondisi jembatan sudah rusak parah. Jembatan konstruksi kayu itu kembali rusak padahal baru saja dilapisi cor semen.   

“Baru dua hari dicor langsung dilewati kendaraan berat. Bahkan banyak yang membawa kayu melintasi jembatan. Makanya jembatan dan tiangnya ada yang patah,” ujar Salman.  

Rangka jembatan dibangun menggunakan kayu belian dan melibatkan masyarakat. “Kami (UPPU) pelaksananya, pekerjanya masyarakat. Waktu pelaksanaannya sampai Desember, jadi kalau ada kerusakan masih jadi tanggung jawab kami perbaiki,” katanya.  

Salman mengaku telah berkoordinasi dengan kepala desa setempat terkait perbaikan pekerjaan tersebut. Menurut dia, dana rehab jembatan belum dapat dicairkan sebelum pekerjaan selesai.  

“Rehab ini kerja rutin tahunan. Anggarannya juga kecil, karena untuk jembatan itu kalau mau dibangun biayanya dapat mencapai Rp 900 juta sebab panjangnya mencapai 25 meter dan lebar 4 meter. Harusnya dibangun menggunakan rangka besi bukan kayu lagi,” ujar Salman. (Teo)