Sabtu, 14 Desember 2019


Bupati dan DPRD Setujui Perubahan RPJMD Ketapang

Editor:

Angga Haksoro

    |     Pembaca: 463
Bupati dan DPRD Setujui Perubahan RPJMD Ketapang

Ketapang, SP - DPRD menggelar sidang paripurna penandatangan nota kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten Ketapang tentang kebijakan umum dan program pembangunan jangka menengah dan indikasi rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2016-2021.

Sidang paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Junaidi, bersama Qadarini dihadiri Sekda HM Farhan yang  mewakili Bupati Martin Rantan, (12/11).

Wakil Ketua DPRD, Junaidi SP mengatakan penandatanganan kesepakatan sebagai landasan hukum menyusun rancangan perubahan RPJMD.

Menurut Sekda HM Farhan, Pemkab Ketapang menyampaikan rancangan awal perubahan RPJMD seperti adanya perubahan rencana pendapatan, rencana belanja, dan rencana pembiayaan daerah.

Masih tersisa waktu 3 tahun yang memungkinkan melakukan perubahan recana pembangunan jangka menegah daerah tahun 2016-2021.
  Selain itu menurut Sekda, momentum penyusunan perubahan RPJMD Kabupaten Ketapang tahun 2016-2021 tepat karena bersamaan dengan penyusunan RPJMD Provinsi Kalbar tahun 2018-2023.   Hal itu memungkinkan mengintegrasikan rencana pembangunan pemerintah Kabupaten Ketapang dengan Pemerintah Provinsi Kalbar. “Kami menyepakati kebijakan umum dan program pembangunan jangka menengah dan indikasi program proritas disertai kebutuhan pendanaan RPJMD,” kata Sekda Farhan.

Selanjutnya, Pemkab Ketapang akan menjabarkan lebih rinci terkait tujuan dan sasaran strategi dan arah kebijakan pembangunan sesuai aspek geografis dan demografis wilayah, Juga memperhatikan aspek kesejahteraan masyarakat, pelayanan umum dan daya saing.

Bupati berharap perubahan RPJMD 2016-2021, mampu ditindak lanjuti semua perangkat daerah sesuai arah kebijakan yang akan disusun.
Dalam rangka mencapai target aksi daerah pencegahan dan pemberantasan korupsi, Pemkab Ketapang dituntut membangun sistem informasi  e-planning yang langsung terintegrasi dengan E-buggeting. (Teo/PK).