Tantang Rasakan Dampak Negatif PLTU, Warga Ajak Manager PLN Ketapang Tidur di Sukabangun

Ketapang

Editor Mul Dibaca : 828

Tantang Rasakan Dampak Negatif PLTU, Warga Ajak Manager PLN Ketapang Tidur di Sukabangun
KELUHAN - Warga saat menyampaikan keluhannya terhadap dampak negatif keberadaan PLTU di pemukimannya.
KETAPANG, SP - Mat Yusuf (64), satu di antara warga Sukabangun Dalam yang melakukan somasi, mengatakan kesal dengan sikap PLN yang sampai saat ini belum merealisasikan pemebebasan lahan miliknya.

Ia mengaku sudah tidak tahan lagi tinggal di dekat PLTU, akibat dampak negatif yang dirasakannya.

"Sejak awal pembangunan dampaknya sudah terasa. Suara bising dan semen rumah kami retak akibat aktivitas pembangunan PLTU. Kami pernah komplain tapi tidak digubris," akunya.

Ia melanjutkan, dirinya beserta warga lain yang komplain tak hanya mengeluhkan suara mesin yang menganggu pendengaran mereka, tetapi juga persoalan debu dari chimney yang masuk hingga ke dalam rumah mereka.

"Belum lagi persoalan keberadaan cooling tower yang air asinnya mengalir hingga ke rumah kami, dan berdampak matinya tanaman serta tumbuhan di sekitar rumah kami," katanya.

Ia mengaku, pernah menawarkan kepada pihak PLN untuk menginap sehari atau dua hari di rumah warga, agar merasakan apa yang dirasakan warga

"Kalau Manager PLN mau, silahkan tidur di rumah kami sehari saja. Kemudian rasakan apa yang kami rasakan. Kami tinggal sudah lama jauh sebelum PLTU dibangun. Apakah kami harus mengalah meninggalkan rumah kami, tanpa ada pergantian rugi," ketusnya. (teo/bob)