Hakim Tolak Eksepsi dan Pengalihan Penahanan Isa Anshari

Ketapang

Editor Admin Dibaca : 883

Hakim Tolak Eksepsi dan Pengalihan Penahanan Isa Anshari
SIDANG - Pengadilan Negeri (PN) Ketapang menggelar sidang lanjutan kasus ujaran kebencian dengan terdakwa, Isa Anshari, Selasa (18/12).
KETAPANG, SP - Pengadilan Negeri (PN) Ketapang menggelar sidang lanjutan kasus ujaran kebencian dengan terdakwa, Isa Anshari, Selasa (18/12).

Kali ini sidang beragendakan pembacaan putusan sela terhadap nota keberatan atau eksepsi penasehat hukum terdakwa.

Sidang dihadiri puluhan masyarakat pendukung Isa Anshari, dan dijaga ketat oleh aparat keamanan.

Dalam sidang tersebut, Majelis Hakim yang dipimpin langsung Ketua PN Ketapang, Iwan Wardhana memutuskan, menolak nota keberatan atau eksepsi penasehat hukum terdakwa dan menolak pengalihan penahanan yang diajukan oleh terdakwa melalui penasehat hukumnya.

"Majelis hakim telah mempelajari dan menimbang hal tersebut. Memutuskan surat dakwaan yang telah disampaikan JPU telah sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga majelis hakim menyatakan keberatan dari penasehat hukum terdakwa Isa Anshari tidak diterima," ujarnya dalam persidangan.

Kemudian, Majelis Hakim memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan pemeriksaan perkara Nomor 406/Pid.Sus/2018/PN Ktp terhadap terdakwa, serta menangguhkan biaya perkara sampai dengan putusan akhir.

"Karena eksepsi tidak diterima, maka pemeriksaan perkara dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi dalam kasus ini," katanya.

Ia menambahkan, selain menolak eksepsi dari penasehat hukum terdakwa, Majelis Hakim juga menyampaikan penolakan permohonan pengalihan penahanan yang sebelumnya telah diajukan oleh penasehat hukum terdakwa kepada PN Ketapang.

"Untuk sidang lanjutannya, sesuai hukum acara, maka agendanya menghadirkan saksi korban yang akan diperiksa terlebih dahulu pada sidang lanjutan Kamis 3 Januari 2019 mendatang," terangnya. (teo/bob)