Qadarini Jelaskan Alasan Pengunduran Dirinya Dari DPRD

Ketapang

Editor Admin Dibaca : 212

Qadarini Jelaskan Alasan Pengunduran Dirinya Dari DPRD
KETAPANG, SP - Qadarini angkat bicara terkait pengunduran dirinya sebagai anggota dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Ketapang. Ia mengaku pengunduran dirinya dilatarbelakangi persoalan rumah tangga.

Qadarini saat ini, sudah tidak lagi tinggal di Ketapang. Dia pindah lantaran mengejar pengurusan anak-anaknya masuk sekolah.

"Saat ini saya fokus mendampingi anak-anak dulu," katanya, Rabu (9/1).

Ia melanjutkan, kalau pengunduran dirinya memang atas kemauan diri sendiri dan tanpa adanya desakan dari pihak manapun, meski terkesan mendadak, namun keputusan yang dilakukannya sudah melalui pertimbangan yang matang dan pihak keluarga menyerahkan  segala keputusannya.

"Untuk alasannya persoalan pribadi, urusan keluarga. Tapi saya tidak mau komentar banyak soal itu," terangnya.

Diakuinya, dirinya menyampaikan surat pengunduran diri pada tanggal 19 Desember lalu dengan berbagai pertimbangan. Meskipun sempat berniat hanya untuk rolling jabatan namun karena masih akan berstatus anggota DPRD dirinya takut tidak dapat bekerja maksimal dan jarang di Ketapang karena tidak lagi tinggal di Ketapang.

"Takutnya mengganggu kinerja, jadi keputusan saya ini adalah jalan terbaik menurut saya," jelasnya.

Qadarini sendiri juga sempat menyinggung mengenai keputusan yang diambilnya demi keamanan dirinya, akan tetapi dirinya tidak mau menjelaskan persoalan keamanan yang dimaksud tersebut.

"Yang pasti desakan dari manapun tidak ada, namun kedepannya lebih amannya begini. Aman dalam artian mungkin posisi saya saat ini lebih banyak di luar daripada di Ketapang," jelasnya.

Ia menambahkan, mengenai persoalan rumah tangga, tentu sudah banyak pihak mengetahui terutama mengenai kasus KDRT yang dialaminya. Namun dia menolak memberikan komentar lebih jauh mengenai persoalan itu, bahkan iapun tidak mau masalah ini merembet kemana-mana dan menyeret siapapun.

"Soal laporan polisi mengenai kasus KDRT saya sudah melayangkan surat pencabutan laporan pada tanggal 2 Desember, cuma prosesnya tetap lanjut untuk alasannya silahkan tanya langsung ke Polres," akunya.

Ia mengaku selama menjabat sebagai anggota dan Wakil Ketua DPRD Ketapang, banyak pelajaran dan pengalaman yang didapat apalagi terjun kedunia politik merupakan hal baru baginya sehingga banyak pelajaran dan pengalaman beharga. Untuk itu ia juga meminta maaf jika selama menjabat ada hal-hal yang salah atau tidak berkenan baik dalam ucapan maupun perbuatan.

"Khususnya kepada masyarakat yang telah memilih. Saya minta maaf kalau kurang maksimal dalam menjalankan tugas saya," tukasnya. (teo)