Isa Anshari Dituntut Enam Bulan Penjara

Ketapang

Editor M. Eliazer Dibaca : 536

Isa Anshari Dituntut Enam Bulan Penjara
Terdakwa kasus ujaran kebencian, Isa Anshari saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Ketapang. Suara Pemred/Theo Bernadhi
KETAPANG, SP - Pengadilan Negeri (PN) Ketapang kembali menggelar sidang kasus ujaran kebencian atas terdakwa Ketua Front Perjuangan Rakyat Ketapang (FPRK) Ketapang, Isa Anshari. Dalam sidang yang beragenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Terdakwa Isa Anshari dituntut 6 bulan kurungan penjara, Senin (4/2).

Sidang dipimpin, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Ketapang, Iwan Wardhana sebagai Ketua Majelis Hakim dan Ersin serta Hendra Kusuma Wardhana sebagai hakim anggota. Saat dikonfirmasi, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang yang juga merupakan satu diantara Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus ini, Rudy Antanto mengatakan, pihaknya sudah membacakan tuntutan dalam persidangan yang berlangsung Senin (4/2).

"Tadi sudah kita bacakan tuntutannya selama 6 bulan," katanya usai persidangan.

Ia melanjutkan, tuntutan pihaknya diberikan setelah melalui berbagai pertimbangan diantaranya pertimbangan terdakwa yang kooperatif serta mengakui postingan diakun facebook pribadinya.

"Setelah pembacaan tuntutan, tinggal sidang lanjutan beragendakan pledoi terdakwa yang dijadwalkan oleh majelis hakim pada Senin (11/2) mendatang," katanya.

Sementara itu, menangapi tuntutan dari JPU, terdakwa kasus ujaran kebencian, Isa Anshari mengaku pihaknya akan mengajukan nota pembelaan atau pledoi pada sidang Senin (11/2) mendatang.

"Saya menolak tuntutan tersebuut dan akan saya sampaikan dalam sidang lanjutan pembacaan pledoi," tegasnya.

Ia mengaku menolak tuntutan tersebut lantaran merasa kalau dirinya tidak bersalah dan tidak melakukan ujaran kebencian seperti yang telah dituntutkan kepada dirinya.

"Saya berharap majelis hakim bisa melihat fakta persidangan dan melihat apa penyebab yang membuat saya memposting status tersebut," tukasnya. (teo)