Minggu, 17 November 2019


Sepanjang 2019, 186 Warga Ketapang Menderita Demam Berdarah

Editor:

Admin

    |     Pembaca: 607
Sepanjang 2019, 186 Warga Ketapang Menderita Demam Berdarah

Ilustrasi

KETAPANG, SP - Sepanjang tahun 2019, Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat 186 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi di Ketapang. Empat diantaranya meninggal dunia.

Jumlah tersebut menjadikan Ketapang sebagai daerah tertinggi penderita DBD di Kalbar.

"Harapan kita masyarakat semakin sadar dan peduli, serta dapat menjadi pemantau jentik di rumah masing-masing," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Diah Kusumaningsih, Jumat (22/2).

Dia menyebut, dari semua kasus itu, empat korban jiwa tiga diantaranya perempuan dan satu laki-laki dengan variasi umur 5-14 tahun, 15-44 tahun dan 44 tahun ke atas.

Ia melanjutkan, ke-empat korban meninggal dunia akibat DBD lantaran terlambat dibawa ke rumah sakit. Satu korban dari Desa Sandai , satu korban dari Desa Sungai Kinjil dan dua korban lainnya dari Kelurahan Mulia Kerta, Benua Kayong. (teo)