Jembatan Kuning Kyai Mangku Negeri Resmi Difungsikan

Ketapang

Editor elgiants Dibaca : 113

Jembatan Kuning Kyai Mangku Negeri Resmi Difungsikan
PERESMIAN – Wakil Ketua DPRD Kalbar, Suma Jeny yang juga istri mantan Bupati Ketapang, Morkes Effendi bersama Bupati Ketapang, Martin Rantan dan Gubernur Kalbar, Sutarmidji meresmikan Jembatan Kuning Kyai Mangku Negeri. ist
KETAPANG, SP - Jembatan Kuning Kyai Mangku Negeri diresmikan penggunaannya oleh Bupati Martin Rantan bersama Gubernur Kalbar, Sutarmidji. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita pembukaan selubung papan nama dan penandatanganan prasasti, kemarin.

Seremoni peresmian jembatan Kuning Kyai Mangku Negeri tersebut, dikemas oleh panitia peresmian dari Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) dengan serangkaian adat istiadat budaya Melayu Ketapang.

Ribuan masyarakat Ketapang ikut menyaksi prosesi peresmian jembatan yang merupakan ikon sekaligus jembatan penghubung masyarakat Kecamatan Delta Pawan dan Kecamatan Benua Kayong.      

Bupati Ketapang, Martin Rantan mengatakan jembatan kerangka baja yang ke lima membentang di atas Sungai Pawan yang dibangun Pemkab Ketapang.

"Panjang bentang 249,57 meter, lebar delapan meter, sesuai dengan peraturan Dirjen Bina Teknik. Pembangunan jembatan ini telah direncanakan dengan umur selama 100 tahun," terang Bupati.

Pembangunan struktur jembatan dimulai pada 20017 pada masa pemerintahan Bupati Morkes Effendi, dengan dana APBD Kabupaten Ketapang sebesar Rp.66.805.818.000 dengan kontrak tahun jamak 2007-2010.

Selanjutnya pada 2011 telah dianggarkan kembali untuk penyelesaian struktur lantai jembatan Rp9 miliar dan sejak 2012 sampai 2015 terhenti pembangunnya.

Kemudian dilanjutkan kembali pada 2016 dengan anggaran Rp 7.500,000,000, pada 2017 dianggarkan Rp3.500.000.000 dan 2018 dianggarkan kembali Rp9 miliar sehingga total biaya pembangunan jembatan ini sebesar Rp95.805.818.000.

Menurut Martin, ketersediaan jembatan merupakan faktor penunjang pengembangan wilayah, sebagai bagian dari sistem transportasi yang mempunyai peranan penting mendukung pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan laju perkembangan lalu lintas barang dan jasa.

"Dengan dibangunya jembatan ini diharapkn dapat mengurangi beban dan kepadatan lalu lintas pada jembatan Pawan I," tuturnya.

Keberadaan Jembatan Kuning Kyai Mangku Negeri diharapkan dapat memperlancar arus perekonomian maupun distribusi barang dan jasa yang berpengaruh pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan meningkatanya pendapatan masyarakat.

"Jembatan yang merupakan kebanggaan dan ikon baru bagi masyarakat Ketapang diberi nama Jembatan Kuning Kyai Mangku Negeri sesuai keputusan Bupati Ketapang," ucap Bupati.

Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengataan Pemprov Kalbar mendorong dan mendukung pembangunan yang dilaksanakan pemerintah kabupaten.

"Saya mendukung langkah Pemda dalam memajukan dan membangun daerah, seperti yang dilakukan Pemkab Ketapang membangun Jembatan Kyai Mangku Negeri. Meski melalui  proses panjang namun sekarang sudah terwujud," katanya.

Pemprov Kalbar tahun ini juga akan mengucurkan dana pembangunan jalan dan jembatan di Ketapang, meskipun belum dapat mengcover semua kebutuhan.

"Hampir semua infrastruktur di daerah rusak, bahkan dalam bidang infrastruktur Kalbar menduduki peringkat 33 di atas dari Papua diperingkat 34 se-Indonesia," jelasnya.  (teo/pk/jee)