Selasa, 17 September 2019


Riam Berasap Jadi Mata Air Baku PDAM

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 110
Riam Berasap Jadi Mata Air Baku PDAM

Periksa Instalasi – Petugas PDAM memeriksa instalasi penyaluran air di salah satu saluran induk penyaluran air. Di Ketapang, PDAM akan menjadikan sumber mata air Rias Berasap sebagai salah satu sumber mata air baku untuk disalurkan ke konsumen.

KETAPANG, SP – Sekda Ketapang, Farhan, mengatakan, Pemda Ketapang mendorong Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ketapang menggunakan sumber air Riam Berasap untuk memasok kebutuhan air bersih di Ketapang yang saat ini sangat mendesak untuk dipenuhi.

Penggunaan air bersih dari Riam Berasap paling cepat 2020. Hingga saat ini, Pemda masih mengkaji penggunaan air bersih dari Riam Berasap.

"Akan dioperasionalkan kembali sambil dilakukan kajian. Sebab keberadaannya potensial untuk dilanjutkan pengoperasionalannya. Minimal dapat mengaliri desa-desa sekitar wilayah tersebut," kata Farhan, beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, ada beberapa desa di sekitar Riam Berasap yang dapat dialiri air melalui jaringan yang telah ada saat ini. Desa tersebut di antaranya Desa Kuala Satong, Tanjung Baik Budi, Sungai Putri dan sekitarnya. "Secara teknis akan dibedah dan dikaji pengoperasionalannya," ucapnya.

Kendati hal ini masih wacana, akan tetapi Pemkab Ketapang tetap konsisten dengan rencana tersebut dan pada 2020 akan mulai dialokasikan dana operasionalnya.

“Persoalan air baku PDAM dari Riam Berasap itu cuma persoalannya di mesin pendorong dan petugasnya saja. Bangunan infrastruktur yang mungkin rusak akan dibenahi kembali. Jadi Jalan terbaiknya adalah kita upayakan semaksimal mungkin," tegas Farhan.

Menanggapi hal wacana tersebut, Ketua DPRD Ketapang, Hadi Mulyono Upas, menyambut rencana pengoperasionalan sumber air Riam Berasap.

"Jika memang itu rencananya, DPRD sangat mendukung dan semoga rencana tersebut segera terealisasi," ungkapnya.

Dia menjelaskan, saat ini kebutuhan air bersih memang cukup mendesak. Di dalam kota saja, masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan distribusi air bersih dari PDAM.

Masih banyak masyarakat yang masih menggunakan air sumur dan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Beroperasinya Riam Berasap, paling tidak kebutuhan air bersih di dalam Kota Ketapang bisa terpenuhi," ungkapnya.

Hadi Upas berharap rencana ini bisa segera terealisasi. Pengkajian yang dilakukan diharapkan dapat menemukan solusi yang dihadapi.

" DPRD mendukung dan bersama Pemda siap untuk lakukan pengkajian dan selanjutnya dianggarkan jika butuh sokongan dana, karena ini demi kepentingan masyarakat luas," pungkasnya. (teo/jee)