Senin, 23 September 2019


Indahnya Hidup Dalam Kebersamaan

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 95
Indahnya Hidup Dalam Kebersamaan

BUKA BERSAMA – Forkopimda Ketapang dan masyarakat buka puasa bersama di Pendopo Rumah Dinas Bupati Ketapang kemarin. Buka Bersama Pemkab dengan Komponen Masyarakat Ketapang. Ist

Silaturahmi dan buka puasa bersama Ramadan 1440 H/2019 Pemerintah Kabupaten Ketapang dan komponen masyarakat dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Ketapang kemarin. Mengusung tema ‘Betapa Indahnya Hidup Dalam Kebersamaan’, acara itu dihadiri Bupati Ketapang Martin Rantan, Wakil Bupati Ketapang Suprapto S, Dandim 1203 Ketapang, Kapolres Ketapang, bersama Forkopimda, Kepala OPD dan tokoh masyarakat. 

Komandan Kodim 1203 Ketapang, Letkol (Kav) Jami’an menyampaikan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat lantaran rangkaian Pemilu legislatif dan Pilpres berjalan lancar dan damai. Hal ini harus dipertahankan.

“Hanya salah satu TPS di Kecamatan Hulu Sungai yang dilakukan Penghitungan Suara Ulang (PSU) dan berjalan dengan aman,” katanya.

Walau dalam Pemilu berbeda pilihan, usainya semua bersama-sama menciptakan Ketapang yang solid dan sejuk. Tidak mudah terpancing dan terpengaruh ajakan untuk memecah persatuan dan kesatuan.

"Saya mengajak, walaupun kita memiliki perbedaan dalam pilihan hal tersebut adalah kekayaan budaya untuk disatukan, bukan untuk dipisahkan," ucapnya.

Kapolres Ketapang, AKBP Yuri Hidayat menambahkan dalam pelaksanaan Pemilu 2019  tidak ada caleg yang bermasalah, apalagi dilaporkan sampai mengalami gangguan kejiwaan. Permasalahannya hanya dua perkara pemilih mencoblos sampai dua kali. 

"Terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati dan Pak Sekda yang selalu berkomunikasi dengan kami memastikan Ketapang selalu dalam kondisi aman," ucap Kapolres Ketapang.

Kondusifnya Ketapang selama ini tidak lepas dari peran serta semua masyarakat. Selama ini, Polres selalu berusaha memberikan imbauan kantibmas dan diterima lapisan masyarakat. Sejauh ini, tidak ada ajakan provokasi. 

Pelayanan melalui ‘digital melayani’ atau Dilan, masyarakat bisa mengakses pelayanan SIM, surat keterangan dan lain-lain melalui internet. 

"Semoga Ketapang tetap aman, dalam mendukung visi misi pemerintah daerah mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera," ucapnya.

Bupati Ketapang, Martin Rantan mengucapkan selamat ibdah puasa  1440 H kepada umat Muslim. Ramadan merupakan bulan yang penuh rahmat dengan berbagai kelebihan dan keutamaan. Hendaknya memperbanyak amalan serta mempererat hubungan kasih sayang dengan sesama umat Muslim dan umat manusia lainnya. 

“Itulah sebabnya bulan suci Ramadan tidak sekadar ritual keagamaan saja, tetapi merupakan media untuk semakin mendekatkan hubungan sesama manusia  dan kepada Sang Maha Pencipta,” katanya.

Hidup akan makin indah dan bermakna, apabila Ramadan dimaknai sebagai kesempatan emas saling memaafkan, memberi dalam kebaikan. Sekaligus sebagai wahana pembaharuan diri melalui pikiran dan tindakan yang teraktualisasi nyata melalui perbuatan amal, seperti membayar zakat, memberikan sedekah kepada fakir miskin, memberi bantuan kepada orang-orang yang tertimpa  musibah serta perbuatan baik lainnya.

"Mari kita tetap menjaga  kerukunan yang sudah kita bina selama ini, serta tetap waspada terhadap berbagai ancaman yang dapat mengganggu indahnya kebersamaan kita," tuntasnya.

Dalam tusyiahnya, Ustaz Arifinsyah bercerita soal pengendalian hawa nafsu. Allah menciptakan mahkluk ada yang berakal, tetapi tidak bernafsu yaitu malaikat. Ada yang bernafsu, tetapi tidak mempunyai akal, yaitu binatang. Ada juga yang diberi akal tapi juga diberi nafsu, yaitu manusia. 

“Salah satu manfaat puasa itu adalah menciptakan disiplin dalam diri. Pentingnya disiplin itu, bagaimana ikan yang hidup di air asin tetapi tidak larut menjadi asin,” sebutnya.

Dagingnya akan asin jika sudah dalam kondisi mati, yaitu diberi garam atau diasinkan. Karena itu, dalam beribadah juga harus tetap istiqomah. Termasuk dalam menjaga kerukunan umat beragama.

“Pemilu sudah berlalu, menang atau kalah adalah sebuah risiko demokrasi. Karena itu, yang terpenting sebagai masyarakat Ketapang kita tetap menjaga kerukunan dan kesejukan di wilayah Kabupaten Ketapang,” tutupnya. (teo/pk/bls)