Martin Ajak Masyarakat Tingkatkan Persatuan

Ketapang

Editor elgiants Dibaca : 47

Martin Ajak Masyarakat Tingkatkan Persatuan
Sambutan – Bupati Ketapang, Martin Rantan memberikan sambutan saat acara silaturahmi dan buka puasa bersama masyarakat Ketapang. Yuri berharap, masyarakat Ketapang terus menjaga kerukunan.
KETAPANG, SP – Pemkab Ketapang menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan masyarakat Ketapang. Turut hadir Wakil Bupati Ketapang, Suprapto S dan Forkopimda di Ketapang. Kegiatan diselenggarakan di pendopo rumah dinas Bupati Ketapang, Martin Rantan, kemarin.

Bupati Ketapang, Martin Rantan pada kesempatan tersebut mengucapkan selamat kepada umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa. Ia berharap ibadah yang dijalankan membawa berkat, kebahagian, kedaiaman dan kesejahteraan untuk seluruh umat di Ketapang.

“Bulan suci Ramadan merupakan momentum meningkatkan kualitas iman, mempererat ketakwaan dan menimbulkan kecintaan kepada ranah air, bangsa dan negara,” kata Martin.

Menurut Martin, bulan Ramadan juga menjadi kesempatan saling memafkan dan memberi kebaikan, serta wahana pembaharuan diri melalui pikiran dan tindakan yang teraktualisasi nyata melalui perbuatan amal.

“Seperti membayar zakat, memberikan sedekah kepada fakir miskin, memberi bantuan kepada orang yang memerlukan serta perbuatan baik lainnya,” ujarnya.

Martin juga menyampaikan terima kasih kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat di Ketapang atas kontribusi mereka menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun dan damai. 

"Mari tetap menjaga kerukunan yang sudah kita bina, serta tetap waspada terhadap ancaman yang dapat mengganggu indahnya kebersamaan kita," ajak Martin.

Komandan Kodim 1203 Ketapang, Letkol (Kav) Jami’an pada kesempatan tersebut mengajak masyarakat mempertahankan kondusifitas di Ketapang pasca pemilihan umum (Pemilu)

Jami’an menyebut, Pemilu yang berlangsung lebih dari seribu TPS di Ketapang berjalan aman. Hanya saja, salah satu TPS di Kecamatan Hulu Sungai harus melakukan Penghitungan Suara Ulang (PSU), namun pelaksanaannya tetap berjalan aman.

"Saya mengajak walaupun kita memiliki perbedaan dalam pilihan, hal tersebut adalah kekayaan budaya untuk disatukan, bukan untuk dipisahkan," tegas Jami’an.

Melihat kondisi politik secara nasional yang dinilai Jami’an mulai memanas, Jami’an juga mengimbau masyarakat Ketapang bijak menggunakan media sosial dan tidak terpancing dengan berita bohong atau hoaks.

“Berita hoaks ini dibuat oknum yang tidak bertanggungjawab yang berniat memecah bangsa,” ungkapnya.

Masyarakat Ketapang juga diingatkan untuk cerdas menyaring informasi yang diterima dan tidak terpancing ajakan jihad. Menurut Jami’an, Jihad terbesar sesungguhnya adalah melawan hawa nafsu. 

"Yakinlah, siapapun yang menjadi pemimpin kita sudah kehendak Allah SWT, semoga Ketapang menjadi daerah yang selalu sejuk," pungkas Jami’an. (teo/pk/jee)