Dewan Kecam PLN Padamkan Listrik Saat Masyarakat Rayakan Idulfitri

Ketapang

Editor M. Eliazer Dibaca : 102

Dewan Kecam PLN Padamkan Listrik Saat Masyarakat Rayakan Idulfitri
Ilustrasi
KETAPANG, SP - Anggota DPRD Ketapang, Abdul Sani mengecam pemadaman listrik yang dilakukan PLN UP3 Ketapang saat malam takbiran dan perayaan Idulfitri.

Padahal sebelumnya, manajemen PLN UP3 Ketapang berjanji menjaga stabilitas listrik di Ketapang, saat masyarakat melakukan aksi damai ke kantor mereka. 

“Wajar kalau masyarakat beranggapan PLN ingkar janji karena memang kenyataannya seperti itu,” ungkapnya, Rabu (5/6) 

Kondisi ini menurut Abdul Sani tentunya mengikis kepercayaan masyarakat terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.


“Ironisnya, padamnya pada malam takbiran dan hari pertama lebaran yang merupakan momen berkumpul masyarakat,” sesal Abdul Sani.

Ia menambahkan, seharusnya manajemen PLN bisa membuat kebijakan dan antisipasi pemadaman, apalagi, alasannya karena ada pemeliharaan mesin yang sudah terjadwal. 

Harusnya situasi itu bisa dikomunikasikan agar pemliharaan dilakukan tidak saat hari raya keagamaan seperti ini.

“Kecuali pemadaman karena PLN terbakar atau mesin terbakar hangus, sehingga tidak bisa ditanggulangi, ini infonya alasannya ada pemeliharaan rutin tiap lebaran terus ada batubara basah, inikan kendala yang harusnya bisa diambil kebijakan jauh-jauh hari,” tegasnya.

Abdul Sani berharap kondisi ini mendapat perhatian serius oleh manajemen PLN di tingkat provinsi, mengingat kondisi kelistrikan di Ketapang yang tidak kunjung membaik. 

“Harus segera lakukan evaluasi, jangan terus biarkan kondisi ini. Tentunya ada banyak SDM di PLN yang bisa kerja maksimal dibanding pimpinan PLN UP3 Ketapang yang sekarang,"


Sementara itu, saat dikonfirmasi, Manager PLN UP3 Ketapang, Wilfrid Siregar enggan memberikan penjelasan mengenai pemadaman listrik yang terjadi. (teo)